• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Target SKK Migas 2026: Impor Harus Turun, Persentase TKDN Wajib Naik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 2 Februari 2026 - 21:32
in Ekonomi
depn

Kepala Divisi Formalitas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) George Simanjuntak, dalam Media Briefing bertema Kontribusi Sektor Migas bagi Indonesia di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menunjukkan sikap tegas dalam melindungi produk lokal. Regulator memastikan tidak ada lagi celah bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) maupun pelaku usaha untuk mengabaikan kewajiban penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, George Simanjuntak, mengungkapkan bahwa indikator keberhasilan kebijakan kapasitas nasional saat ini sangat terukur. Target utamanya adalah penurunan angka impor yang dibarengi dengan kenaikan presentase TKDN secara signifikan.

BacaJuga:

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

“Termometernya jelas. Kalau impor masih tinggi, berarti ada yang salah. Target kita satu: impor turun, TKDN naik,” kata George dalam Media Briefing bertema Kontribusi Sektor Migas bagi Indonesia di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Sebagai langkah konkret, SKK Migas kini memegang master list barang dan jasa migas yang dilengkapi peta TKDN secara mendetail. Dokumen ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen kendali utama di lapangan.

George menegaskan, SKK Migas tidak akan menerbitkan izin master list impor jika barang atau jasa serupa sudah mampu diproduksi di dalam negeri dengan standar operasi migas yang memadai.

“Kalau barangnya sudah bisa dibuat di Indonesia, tidak ada alasan untuk impor. Di situ ada konsekuensi dan sanksinya,” ujarnya.

dlm
Chairperson of Indonesian Petroleum Association (IPA) Supply Chain Committee, Kenneth Gunawan, dalam Media Briefing bertema Kontribusi Sektor Migas bagi Indonesia di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto: Dokumen SKK Migas

Menanggapi kebijakan tersebut, Chairperson of IPA Supply Chain Committee, Kenneth Gunawan, menyatakan pada dasarnya perusahaan migas sangat mendukung penggunaan produk nasional. Namun, ia menekankan aspek keselamatan dan keandalan tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Perusahaan migas justru senang jika didukung oleh supplier nasional. Tidak perlu impor sepanjang kualitas, reliability, dan standar operasinya terpenuhi,” jelas Kenneth.

Menurutnya, penguatan kapasitas nasional harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang memerlukan pembinaan konsisten agar pemasok lokal dapat terus bersaing secara kualitas dan keberlanjutan operasi.

Meski bersikap disiplin, SKK Migas tetap mengedepankan pendekatan kolaboratif. Regulator bersama Indonesian Petroleum Association (IPA) terus bersinergi membangun jembatan antara kebutuhan operasi di lapangan dengan kemampuan rantai pasok domestik.

Melalui pengetatan impor dan penguatan kemitraan ini, pemerintah berharap industri hulu migas bukan hanya sekadar mengejar target produksi, tetapi juga menjadi fondasi utama bagi kemandirian dan ketahanan energi Indonesia di masa depan. (rmn)

Tags: industri hulu migasProduk Dalam NegeriSKK MigasTKDN

Berita Terkait.

jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42
sigra
Ekonomi

Daihatsu Sigra dan Rocky Kembali Dapat Pengakuan di OTOMOTIF Award 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:19
wuling
Ekonomi

Dukungan untuk Talenta Kreatif, Wuling Hadir di Panggung Grand Final SUCI 12

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.