• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

IHSG Diproyeksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Reformasi Pasar Modal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 2 Februari 2026 - 09:44
in Headline
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto : Antara/Sulthony Hasanuddin/rwa.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto : Antara/Sulthony Hasanuddin/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, dengan sentimen utama akan berasal dari tingkat domestik.

Sentimen akan berasal dari pelaku pasar yang mencermati arah implementasi kebijakan yang telah dicanangkan oleh otoritas, terkait delapan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal Indonesia.

BacaJuga:

Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title

Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case

“Dalam jangka sangat pendek, IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidatif, seiring investor masih mencermati arah kebijakan otoritas pasar serta respons investor global terhadap berbagai isu domestik dan eksternal yang berkembang” ujar Hendra saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Dalam sepekan ke depan, ia memproyeksikan pergerakan IHSG akan berlangsung dengan volatilitas tinggi dan rentang yang relatif lebar, yakni di kisaran 8.171 hingga 8.480.

Ia mengatakan arah pergerakan IHSG dalam sepekan ke depan hingga sepanjang Februari 2026, masih akan sangat dipengaruhi oleh proses penyesuaian kepercayaan pasar di tengah dinamika kebijakan dan volatilitas yang belum sepenuhnya mereda.

“Setelah mengalami koreksi tajam, pasar saham Indonesia kini memasuki fase krusial, di mana faktor psikologis investor memegang peranan yang sama pentingnya dengan fundamental ekonomi,” ujar Hendra.

Lebih lanjut ia mengatakan tekanan masih dapat muncul akibat sikap kehati-hatian investor pascagejolak yang terjadi. Namun di saat yang sama peluang terjadinya technical rebound tetap terbuka, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar yang telah terkoreksi cukup dalam.

Selama tidak muncul sentimen negatif baru yang bersifat ekstrem, ia mengatakan pelaku pasar cenderung berupaya membangun level keseimbangan baru.

“Kondisi ini mencerminkan pasar yang belum sepenuhnya pulih, tetapi juga tidak lagi berada dalam fase panic selling seperti

Berbagai dinamika yang muncul di akhir pekan, mulai dari isu seputar otoritas pasar modal, dinamika di BEI, hingga pergerakan harga emas global yang mencerminkan meningkatnya kecenderungan investor mencari aset aman, menurutnya, turut memperkuat volatilitas jangka pendek.

“Ketidakpastian sentimen global juga masih membayangi pergerakan pasar,” ujar Hendra.

Namun demikian, menurut dia, potensi terjadinya trading halt kembali dinilai relatif terbatas selama stabilitas sistem keuangan tetap terjaga dan komunikasi kebijakan dari otoritas berlangsung jelas, konsisten, serta terkoordinasi.

“Apabila langkah-langkah otoritas dipersepsikan sebagai upaya memperbaiki tata kelola dan memperkuat kredibilitas pasar, respons investor justru berpeluang membaik, meskipun penguatan yang terjadi bersifat selektif dan bertahap,” ujar Hendra.

Dalam kondisi pasar seperti itu, ia mengatakan strategi investor menjadi sangat menentukan, yang mana pendekatan defensif dan selektif menjadi kunci, dengan fokus pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat, likuiditas tinggi, serta peran strategis dalam pembentukan indeks.

Ia merekomendasikan, investor jangka pendek perlu disiplin dalam mengelola risiko dan tidak memaksakan posisi di tengah volatilitas yang masih tinggi.

Sementara itu, investor jangka menengah dan panjang dapat mulai melakukan akumulasi secara bertahap pada saham-saham berkualitas yang valuasinya sudah lebih rasional.

“Strategi ini penting agar investor tidak terjebak pada gejolak jangka pendek, namun tetap memiliki eksposur ketika pasar mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi,” ujar Hendra.

Data penutupan perdagangan BEI pada Jumat (30/01) pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke posisi 8.329,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53 seperti dikutip Antara.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.399.348 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,76 miliar lembar saham senilai Rp41,33 triliun. Sebanyak 551 saham naik, 194 saham menurun, dan 65 tidak bergerak nilainya. (aro)

Tags: ihsgpasar modalsaham

Berita Terkait.

Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title
Headline

Indonesia to Open AFF U-19 Campaign Against Myanmar Tonight in Bid to Defend Title

Senin, 1 Juni 2026 - 17:20
Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota
Headline

Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

Senin, 1 Juni 2026 - 17:15
KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case
Headline

KPK to Soon Detain Two New Suspects in Alleged Hajj Quota Corruption Case

Senin, 1 Juni 2026 - 16:54
Prabowo Subianto
Headline

Prabowo: di Tengah Gejolak Global, Pegangan Kita Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 11:20
presiden
Headline

Palace Responds to Speculation Over Prabowo’s Alleged Trip to Italy

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:12
wo
Headline

Heboh Isu Prabowo Bakal ke Italia, Begini Penjelasan Istana

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3503 shares
    Share 1401 Tweet 876
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5695 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.