INDOPOSCO.ID – Atmosfer Stadion Kanjuruhan Kepanjen kembali diharapkan bergemuruh saat Arema FC menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-19 Super League 2025/26, Senin (2/2/2026) sore. Bermain di hadapan Aremania, Singo Edan bertekad menjadikan laga ini sebagai momentum kebangkitan sekaligus kesempatan emas mengamankan tiga poin krusial.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai laga kandang ini bukan sekadar soal strategi, tetapi juga soal mentalitas dan keberanian bermain penuh determinasi. Ia menegaskan anak asuhnya harus tampil maksimal sejak menit pertama.
“Kita harus berjuang, kita harus bermain. Kami menghormati tim Persijap Jepara, mereka tim yang bagus, ada perubahan manajemen. Di depan para penggemar kami, harus melakukan yang terbaik dan mencoba memainkan permainan yang bagus,” kata Marcos dalam keterangan resmi ileague, Senin (2/2/2026).
Dari sisi komposisi pemain, Arema FC dipastikan tampil dengan sentuhan berbeda di lini serang. Absennya Dalberto akibat akumulasi kartu kuning memaksa pelatih menggeser peran ujung tombak kepada Joel Vinícius.
Perubahan ini diharapkan memberi warna baru sekaligus menambah variasi serangan Arema yang tengah berupaya meningkatkan ketajaman di putaran kedua musim ini.
Optimisme juga datang dari Gabriel Silva. Pemain asal Brasil itu mengaku semakin menemukan ritme terbaiknya bersama tim setelah proses adaptasi yang berjalan mulus.
“Persiapan cukup bagus, saya sudah enak. Saya rasa adaptasi saya berjalan sebaik mungkin. Saya merasa lebih baik secara fisik setiap hari, lebih memahami apa yang diinginkan pelatih dari saya,” ujar Silva.
Bagi Silva, kontribusi individu hanyalah bagian kecil dari target utama tim. Ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi prioritas tertinggi bagi Arema FC.
“Tentu saja. Peran saya di lini depan adalah membantu, memberikan assist, dan mencetak gol. Tentu saja, itu sangat penting bagi saya, tetapi yang terpenting adalah tim menang,” tambahnya.
Saat ini, Arema FC berada di posisi ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 21 poin, sementara Persijap Jepara masih berjuang keluar dari zona degradasi di peringkat ke-17 dengan 12 poin. Kondisi ini membuat duel di Kanjuruhan diprediksi berlangsung panas, karena kedua tim sama-sama membawa misi penting. (her)









