INDOPOSCO.ID – Harapan juara Borneo FC memang tak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri. Hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-33 Super League 2025/26 membuat langkah Pesut Etam menuju tangga tertinggi semakin berat.
Namun di tengah situasi yang kian rumit, para pemain Borneo FC memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Mereka justru menegaskan rasa bangga atas perjuangan panjang yang telah dijalani sepanjang musim.
Bek asing Borneo FC, Cleylton Santos, menilai seluruh pemain sudah mengeluarkan kemampuan terbaik saat tampil di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Ia mengakui laga berjalan sulit sejak menit awal karena lawan tampil disiplin dan mendapat dorongan besar dari pendukungnya sendiri.
“Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Coach Fabio Lefundes. Babak pertama memang menjadi pertandingan yang sedikit sulit bagi kami, tetapi kami kembali bermain lebih baik di babak kedua,” ujar Cleylton dalam keterangan resmi klub, Selasa (19/5/2026).
Selepas jeda, intensitas permainan Borneo FC meningkat drastis. Tim asal Samarinda itu tampil lebih menekan demi menjaga peluang juara tetap terbuka hingga pekan terakhir.
Meski begitu, rapatnya pertahanan Persijap membuat berbagai peluang gagal berbuah gol. Tambahan satu poin akhirnya memaksa Borneo FC berharap pada hasil lain, yakni Persib Bandung harus terpeleset di laga terakhir, sementara mereka wajib menyapu kemenangan.
“Di akhir pertandingan kami mencoba melakukan sesuatu yang cukup berani seperti yang dia katakan,” jelas pemain asal Brasil itu.
“Memang sekarang situasinya menjadi sedikit lebih sulit dibanding sebelumnya, tetapi kami masih punya satu pertandingan kandang lagi dan kami harus melakukan bagian kami sendiri, terlepas dari apa yang akan terjadi di tempat lain,” sambungnya.
Walau kans juara semakin tipis, Cleylton memastikan ruang ganti tim tetap dipenuhi semangat dan keyakinan. Baginya, perjuangan Borneo FC musim ini tetap layak diapresiasi karena mampu menjaga konsistensi di papan atas hingga penghujung kompetisi.
“Kami tahu bahwa yang kami butuhkan adalah mereka kalah dan kami menang. Kami tahu hari ini kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan usaha maksimal di lapangan. Dan kami harus bangga akan hal itu,” tegasnya.
Kini fokus Borneo FC sepenuhnya diarahkan ke pertandingan terakhir kontra Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (23/5/2026). Pada waktu yang sama, mata para pendukung Pesut Etam juga akan tertuju ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api, tempat Persib menghadapi Persijap dalam laga penentu perebutan gelar musim ini. (her)











