• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemnaker: Kemajuan Dunia Industri Wajib Sejalan dengan Kesejahteraan Pekerja

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:02
in Ekonomi
PKS

Talkshow Perburuhan Nasional bertema “Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia” yang digelar di Kantor DPTP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto: DPP PKS untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Indra, SH, MH, menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan nasional kini memasuki paradigma baru yang menempatkan kemajuan dunia industri dan kesejahteraan pekerja sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Hal tersebut disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema “Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia” yang digelar di Kantor DPTP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Jumat (30/1/2026).

BacaJuga:

Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Menurut Indra, paradigma baru tersebut sejalan dengan tagline Menteri Ketenagakerjaan, “maju industrinya, sejahtera pekerjanya”, yang harus dimaknai secara utuh.

“Kemajuan industri tidak boleh berdiri sendiri. Ia harus selalu diiringi dengan kesejahteraan para pekerja dan buruh,” tegas Indra.

Ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi Kementerian Ketenagakerjaan sangat kompleks. Dengan jumlah pekerja mencapai sekitar 146 juta orang, persoalan ketenagakerjaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek substantif dan struktural.

Salah satu pekerjaan rumah terbesar, lanjut Indra, adalah persoalan kompetensi tenaga kerja atau link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Menurutnya, diperlukan penataan serius terhadap sistem kompetensi dan relasi pendidikan dengan industri agar lulusan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja.

Selain itu, Indra menyinggung regulasi ketenagakerjaan, termasuk Undang-Undang Cipta Kerja, yang dinilai belum sepenuhnya memberikan rasa keadilan bagi pekerja dan buruh. Ia menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang berkeadilan bagi semua pihak.

“Undang-undang ketenagakerjaan harus adil untuk buruhnya dan adil pula untuk dunia industrinya,” ujarnya.

Dalam satu tahun kepemimpinan Prof. Yassierli sebagai Menteri Ketenagakerjaan, Indra menyebut telah banyak warisan kebijakan positif dan perubahan paradigma yang mewarnai arah kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Berbagai kebijakan tersebut meliputi perbaikan sistem pengupahan, pembinaan hubungan industrial yang harmonis dan transformatif, penguatan penegakan hukum ketenagakerjaan, pembudayaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara masif dan sistemik, hingga program pemagangan nasional bagi fresh graduate dengan uang saku setara upah minimum.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga menjalankan berbagai program skilling, upskilling, dan reskilling, serta melakukan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan profesional.

Indra menambahkan, dengan semangat meaningful participation, Prof. Yassierli memposisikan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai rumah bersama bagi buruh, pengusaha, dan masyarakat luas.

Berkat komitmen tersebut, dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir, Kementerian Ketenagakerjaan berhasil meraih lebih dari 46 penghargaan, yang dinilai sebagai pengakuan nyata atas kinerja dan reformasi yang telah dilakukan.

“Dalam berbagai audiensi, beliau mendengarkan langsung aspirasi dan memahami cara pandang serikat buruh, serikat pekerja, serta para pemangku kepentingan lainnya,” pungkas Indra.

Talkshow Perburuhan Nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain drh. H. Achmad Ruyat, M.Si. (Anggota DPR RI Fraksi PKS), Subchan Gatot (DPN APINDO), Moh. Jumhur Hidayat (Ketua Umum KSPSI), serta R. Abdullah (Ketua FSP KEP SPSI). (dil)

Tags: industriKemnakerpks

Berita Terkait.

Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar
Ekonomi

Pegadaian Tring Golden Run 2026 Sukses Diikuti 8.000 Pelari dan Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar

Minggu, 26 April 2026 - 23:26
sawit
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

Minggu, 26 April 2026 - 09:51
Penyerahan
Ekonomi

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Sabtu, 25 April 2026 - 23:22
Oon-Arfiandwi
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:41
Penumpang
Ekonomi

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 - 22:21
FIFA-Gift
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah

Sabtu, 25 April 2026 - 12:39

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.