INDOPOSCO.ID – Memasuki Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026, PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkokoh komitmennya dalam menjaga performa infrastruktur kelistrikan nasional. Hal ini dibuktikan melalui pengawasan ketat pada pelaksanaan Overhaul (OH) Unit 7 PLTU Suralaya guna memastikan keandalan operasional jangka panjang.
Sebagai langkah nyata pengendalian operasional, Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN Indonesia Power, M. Hanafi Nur Rifai, turun langsung melakukan peninjauan ke Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya pada Rabu (21/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pemeliharaan berjalan sesuai koridor perencanaan.
Dalam arahannya, Hanafi menekankan bahwa keberhasilan pemeliharaan pembangkit skala besar seperti PLTU Suralaya wajib memegang teguh prinsip 5ON: On Safety, On Quality, On Time, On Cost, dan On Scope.
“PLN Indonesia Power memastikan seluruh tahapan overhaul Unit 7 PLTU Suralaya dijalankan berdasarkan komitmen 5ON, khususnya On Safety sebagai prioritas utama. Dengan pengendalian yang baik, pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Hanafi.
Pekerjaan overhaul merupakan fase krusial mengingat kompleksitas teknis yang tinggi. Manajemen PLN IP menyadari bahwa PLTU Suralaya memiliki peran strategis sebagai salah satu tulang punggung sistem kelistrikan di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali).
Hanafi menambahkan kedisiplinan dalam eksekusi di lapangan tidak hanya soal teknis, tetapi juga tentang menjaga amanah pasokan listrik ke masyarakat.
“Overhaul adalah bagian strategis dalam menjaga performa pembangkit. Dengan mengedepankan keselamatan, kualitas, dan disiplin eksekusi, kami memastikan PLTU Suralaya tetap menjadi tulang punggung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Selain aspek teknis, penguatan budaya K3 menjadi sorotan utama dalam momentum Bulan K3 tahun ini. PLN IP mengintegrasikan budaya keselamatan ke dalam setiap lini pekerjaan untuk meminimalisir risiko operasional di area pembangkit.
Melalui sinergi antarunit kerja dan penerapan standar operasional yang ketat, PLN Indonesia Power optimis Unit 7 PLTU Suralaya akan kembali beroperasi dengan performa maksimal, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional yang berkelanjutan. (rmn)










