INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh pengungsi korban banjir tidak lagi tinggal di tenda pengungsian menjelang bulan Ramadan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan, Sabtu (24/1/2026).
Ia menuturkan, pengungsi akan dipindahkan ke hunian sementara (Huntara).
“Huntara yang dibangun di Aceh Utara sebanyak 4.000 unit. Jumlah ini diasumsikan sebagai tahap pertama pembangunan hunian tetap. Memang jumlahnya sangat besar dan saat ini progresnya baru sekitar 30 persen,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa pengungsi yang memilih tinggal di rumah keluarga akan diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp600.000 per kepala keluarga (KK) per bulan selama 6 bulan.
Menurutnya, dalam jangka waktu 6 bulan tersebut pembangunan hunian tetap diharapkan dapat diselesaikan. “Tantangannya memang jumlahnya sangat besar, sehingga harus dikerjakan dalam waktu yang cepat,” terangnya.
Selain BNPB, masih ujar dia, pembangunan hunian juga melibatkan Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, TNI, Polri serta sejumlah lembaga lainnya. Ia optimistis sebelum Ramadhan seluruh pengungsi sudah tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.
“Kemungkinan pada 18 Februari mendatang sudah tidak ada lagi pengungsi di tenda,” ujarnya. (nas)




















