INDOPOSCO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa DPP PKS meluncurkan Indonesia Muda Bicara pada Rabu, (21/1/2026) di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta.
Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM) Aang Kunaifi dalam sambutannya menyebut bahwa Indonesia Muda Bicara ini menjadi wadah bagi anak-anak muda dalam berkontribusi dan menyalurkan aspirasi untuk membangun bangsa.
Melalui Indonesia Muda Bicara, PKS berharap muncul lebih banyak tokoh muda yang bersuara dan terlibat dalam isu-isu strategis kepemudaan, seperti lapangan kerja, kesehatan mental, dan pemukiman.
“Kita ingin menjadi partai yang memperjuangkan isu-isu anak kepemudaan, misalnya lapangan kerja, mental health, pemukiman, dan lainnya. Yang kedua kita berharap melalui IMB ini banyak tokoh anak-anak muda yang muncul,” ujar Aang.
Sementara, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menjelaskan bahwa partainya berharap program tersebut dapat menjadi wadah anak muda berbicara dan berekspresi.
“Ini adalah sebuah forum yang baik untuk menyelesaikan pandangan-pandangan kita, pikiran-pikiran kita, secara sistematis, jenius, dan berbicara dalam konteks,” ujarnya yang turut hadir dalam acara tersebut.
Dia pun menjelaskan program tersebut berawal dari keberanian anak muda berbicara, seperti saat terjadinya demonstrasi pada Agustus 2025 lalu, di mana anak muda dengan kanal media sosialnya menjadi penggerak massa.
Selain itu, dia mengatakan PKS memandang penting keberanian anak muda untuk berbicara dan mengeluarkan ekspresi karena menjadi tanda hidupnya demokrasi Indonesia. “Selama anak-anak muda itu tidak tertahan, tidak mengalami ketakutan dalam berbicara, maka demokrasi di Indonesia akan tetap hidup,” katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, PKS sebagai partai politik ingin menyediakan wadah anak muda untuk berbicara, berekspresi, hingga tempat berdiskusi menyampaikan pandangan dalam rangka memfasilitasi keberanian tersebut.
“PKS ingin menjadi teman untuk berbicara, teman untuk menyampaikan pandangan,” katanya. Ia pun berharap program Indonesia Muda Bicara tidak hanya berhenti sebagai sebuah program, tetapi menjadi gerakan yang mengakar di kalangan anak muda. (dil)










