• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kehadiran Danantara dalam WEF 2026 Jadi Magnet bagi Pelaku Ekonomi dan Bisnis

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35
in Ekonomi
gita

Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Foto: ANTARA/HO-PT Pertamina International Shipping (PIS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perdagangan periode 2011-2014 Gita Wirjawan menilai kehadiran Danantara Indonesia dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 berpotensi menjadi magnet bagi pelaku ekonomi dan bisnis di tingkat global.

WEF 2026 akan diselenggarakan di Kota Davos, Swiss, pada 19-23 Januari 2026, yang rencananya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah menteri bidang ekonomi, serta Danantara Indonesia.

BacaJuga:

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Kripto Lewat Roadshow di Berbagai Kota

“Danantara akan menjadi magnet utama untuk menyampaikan poin-poin strategis tentang ekonomi dan bisnis Indonesia. Posisi Danantara sebagai pengelola investasi akan menarik perhatian para pelaku bisnis dan investor global,” ujar Gita sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, dikutip ANTARA, Kamis (15/1/2026).

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2009-2011, WEF merupakan forum penting untuk menyampaikan narasi masa depan ekonomi Indonesia, terutama melalui peran Danantara sebagai institusi pengelola investasi yang berorientasi terhadap kolaborasi domestik, regional maupun global.

Dalam forum ini, lanjutnya, Indonesia tidak hanya berbicara mengenai peluang investasi domestik, namun juga posisi Danantara sebagai mitra strategis dalam alokasi modal lintas negara.

“Forum WEF ini bisa juga menjadi ruang untuk membangun jejaring ekonomi global. Danantara, dengan mandat dan skala pengelolaan investasinya, memiliki daya tawar kuat untuk berdialog langsung dengan pemilik modal dan pelaku usaha dunia,” ujar Gita.

Keberadaan Danantara sebagai alokator modal, menurutnya, dapat memberikan sinyal penting bahwa Indonesia siap berkolaborasi secara setara dengan berbagai institusi dan pelaku ekonomi internasional.

Ia menilai narasi ini sejalan dengan praktik yang telah lama dilakukan negara lain, seperti Singapura melalui GIC dan Temasek, yang sukses menjadikan institusi pengelola investasi sebagai pintu masuk kemitraan global, khususnya di sektor inovasi dan teknologi.

Selain itu, ia menilai Danantara bisa berperan strategis dalam menjembatani persepsi global terhadap Indonesia, terutama dengan menerjemahkan ketidakpastian menjadi risiko yang terukur.

“Narasi bahwa Indonesia mengelola modal besar untuk kolaborasi global, inovasi, dan kemakmuran bersama, serta narasi Indonesia ke depan akan lebih baik sangat diperhitungkan di forum tersebut,” ujar Chairman Ancora Group tersebut.

Sebelumnya, Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia Mohamad Al-Arief menyampaikan bahwa 2026 menjadi tahun pertama Danantara Indonesia akan menghadiri perhelatan WEF.

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat partisipasi dalam WEF. Kami memandang WEF sebagai ruang strategis untuk menjembatani kepentingan dan pembangunan nasional dengan perspektif akses ke modal global, di mana Danantara bisa membangun engagement secara strategis dan terstruktur,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Danantara berencana menawarkan kerja sama investasi ke sektor-sektor strategis kepada para investor global, diantaranya terkait dengan transisi energi, ketahanan pangan, hingga pengembangan industri yang bernilai tambah.

“Sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas kami, yang juga strategis menjadi prioritas agenda pembangunan nasional. Kami sangat interested dengan isu-isu transisi energi, ketahanan pangan dan pengembangan industri yang bernilai tambah,” ujar Al-Arief.

WEF 2026 akan mempertemukan hingga 3.000 peserta dari 130 negara, dengan para peserta meliputi kepala eksekutif dan pemimpin dari perusahaan-perusahaan mitra, bersama dengan kepala negara dan pemerintahan, pejabat publik dari negara-negara G7, G20, BRICS, dan lainnya, serta para pemimpin organisasi internasional. (dam)

Tags: bisnisDanantaraPelaku EkonomiWEF 2026

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09
upbit
Ekonomi

Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Kripto Lewat Roadshow di Berbagai Kota

Jumat, 24 April 2026 - 18:18
Matahari
Ekonomi

MDS Retailing, Evolusi Matahari dalam Menjawab Tren Konsumen Modern

Jumat, 24 April 2026 - 16:06
Pelatihan
Ekonomi

Momentum Kartini 2026, Pertamina Dorong UMKM Naik Level dan Tembus Pasar Global

Jumat, 24 April 2026 - 15:35
BAGS
Ekonomi

Bea Cukai Pacu Industri di Jateng, Produsen Tas Semarang Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Jumat, 24 April 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    836 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.