INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan, bencana banjir bandang dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025 lalu mengakibatkan ratusan ribu hewan ternak mati.
“Jumlah ternak mati hilang untuk jenis ternak sapi, kerbau, kambing, domba, unggas mencapai lebih 820.000 ekor,” kata Amran Sulaiman saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).
Selain menewaskan ratusan ribu ternak, bencana hidrometeorologi yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah merusak seratusan ribu hektar sawah.
“Berdasarkan data per tanggal 13 Januari 2026, sawah yang terdampak bencana di ketiga provinsi mencapai 107,4 ribu hektar yang terdiri atas sawah rusak ringan 56,1 ribu hektar, rusak sedang 22,2 ribu hektar, rusak berat 29,1 ribu hektar,” ungkap Amran.
Selain itu, terjadi kerusakan infrastruktur yang mencakup ribuan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), ratusan kilometer irigasi, serta puluhan unit rumah potong hewan (RPH) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
“Kami juga mencatat RPH rusak sebanyak 58 unit, alsintan hilang mencapai 2.300 unit, BPP rusak 11 unit, bendungan rusak 3 unit, irigasi rusak 152 kilometer, dan jalan produksi rusak 820 unit,” ungkap Amran.
Sedangkan lahan tanaman kopi, kakao, kelapa dalam dan lain-lainnya di luar lahan sawit yang terdampak mencapai 29,3 ribu hektar. Adapun lahan holtikultura terdampak meliputi lahan sayuran, buah, dan tanaman obat mencapai 1.800 hektar. (dan)










