• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Siapkan Rp5 Triliun untuk Pemulihan Sawah Terdampak Banjir

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 13 Januari 2026 - 20:40
in Nasional
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian menjawab pertanyaan awak media ditemui usai kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) bertajuk Ketahanan Pangan untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Foto: ANTARA

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian menjawab pertanyaan awak media ditemui usai kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) bertajuk Ketahanan Pangan untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk pemulihan sawah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat demi menjaga produksi pangan nasional.

“Sudah dianggarkan Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman) sekitar Rp5 triliun untuk itu,” kata Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian ditemui usai kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) bertajuk Ketahanan Pangan untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa di Jakarta, seperti dilansir ANTARA, Selasa (13/1/2026).

BacaJuga:

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Waspadai Ancaman Ebola, DPR Minta Barantin Perketat Pengawasan di Semua Pintu Masuk RI

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Dia menyampaikan anggaran rehabilitasi sawah tersebut telah disiapkan pemerintah pusat dan bersumber langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan lahan pertanian rusak terdampak bencana tersebut.

Sam menuturkan, Kementerian Pertanian menjadwalkan kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak di Aceh pada Kamis (15/1/2026), sebagai tanda dimulainya penanganan terpadu lintas wilayah terdampak bencana.

Peresmian pemulihan sawah terdampak bencana itu dijadwalkan akan dipimpin langsung Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.

Selain Aceh, penanganan serupa juga dilakukan serentak di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dengan kehadiran tim teknis Kementerian Pertanian untuk mempercepat proses rehabilitasi sawah terdampak bencana.

“Jadi hari Kamis (15/1/2026- red.) pagi acara di Aceh untuk groundbreaking, artinya start untuk rehabilitasi lahan yang terdampak untuk tiga provinsi. Jadi Pak Menteri posisinya di sana (Aceh), tapi teman-teman ada di Sumatera Utara, juga di Semata Barat,” jelas Sam.

Lebih lanjut dua mengatakan Kementerian Pertanian bertanggung jawab menangani sawah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang, sementara kerusakan berat akan dikoordinasikan bersama kementerian teknis lain sesuai kewenangan masing-masing secara terintegrasi.

“Jadi bukan Kementerian Pertanian semua, kalau yang berat PU (Kementerian Pekerjaan Umum) nanti, kalau yang sedang sampai ringan dari kami. Di kami akan membentuk kembali lahannya sampai menanam (pertanian), kita tangani, sampai bantuan peralatan (alat mesin pertanian),” beber Sam.

Langkah rehabilitasi mencakup pembentukan kembali struktur lahan, perbaikan saluran, hingga pendampingan penanaman dan bantuan alat mesin pertanian agar sawah segera kembali produktif dan bisa ditanami petani.

Pemerintah menargetkan seluruh rehabilitasi sawah terdampak dapat diselesaikan pada musim tanam pertama, sehingga petani tetap dapat berproduksi dan tidak kehilangan kesempatan tanam sebagai kontribusi ketahanan pangan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan tidak akan ada biaya yang dibebankan kepada petani dalam perbaikan sawah yang terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera dan seluruh tahapan akan dipastikan berjalan cepat.

“Pemerintah ambil alih bangun sampai kembali seperti jadi sawah dan kami kirim peralatan, bantuan, benih gratis. Kami akan bangun seperti semula dan kami akan tanami sampai serah terima kepada pemiliknya,” kata Mentan saat meninjau bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2026).

Terpisah, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan pemerintah mempercepat pemulihan sektor pertanian hingga peternakan pascabencana di wilayah Sumatera, agar kembali berproduksi.

Ditemui dalam pelepasan bantuan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk korban bencana Sumatera, di Jakarta, Rabu (31/12/2026), Sudaryono menyampaikan berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 ribu hektare lahan pertanian terdampak bencana, dengan sekitar 11 ribu hektare di antaranya mengalami puso akibat kerusakan berat.

“Lahan yang mengalami puso ini sudah tidak berbentuk sawah lagi. Untuk itu, Kementerian Pertanian akan melakukan perbaikan melalui program cetak sawah, termasuk penyediaan benih dan alat mesin pertanian agar lahan bisa kembali produktif,” kata Sudaryono. (dam)

Tags: Bencana SumateraKementankorban banjirPemulihan Sawah

Berita Terkait.

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
Nasional

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:19
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Waspadai Ancaman Ebola, DPR Minta Barantin Perketat Pengawasan di Semua Pintu Masuk RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:32
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:15
Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG
Nasional

Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:05
kkp
Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.