• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kanwil BPN Banten Capai Pendapatan ke Negara Rp 87,3 Triliun, Kantah Tangsel Terbesar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 13 Januari 2026 - 15:36
in Nusantara
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis Media Ghatering di Kota Serang, Selasa (13/1/2026).  Foto: Yasril/INDOPOSCO

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis Media Ghatering di Kota Serang, Selasa (13/1/2026). Foto: Yasril/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis memaparkan capaian kinerja pertanahan sepanjang tahun 2025 yang memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Provinsi Banten.

Total Economic Value Added (EVA) yang bergerak sebagai dampak layanan pertanahan mencapai sekitar Rp87,3 triliun.

BacaJuga:

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

“Secara nasional, capaian tahun 2025 menunjukkan nilai ekonomi yang sangat besar. Economic Value Added yang bergerak di Provinsi Banten sebagai dampak kinerja BPN bersama mitra strategis mencapai sekitar Rp87,3 triliun,” ujarnya, dalam acara media Gathering di Gedung Radar Banten, Kota Serang, Selasa (13/1/2026).

Menurut Harison, nilai ekonomi tersebut berasal dari sejumlah komponen, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sekitar Rp2 triliun, Pajak Penghasilan (PPh) sekitar Rp1 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp235 miliar, serta kontribusi terbesar dari hak tanggungan yang mencapai Rp84 triliun.

“Sertifikat tanah yang diagunkan ke lembaga keuangan juga menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi, baik bagi pelaku usaha besar, menengah, maupun kecil,” jelasnya.

Namun demikian, pada tahun 2025 nilai hak tanggungan tercatat menurun menjadi sekitar Rp74 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat hingga dinamika kebijakan dan situasi ekonomi nasional.

Untuk sektor BPHTB, total penerimaan di Banten pada 2025 mencapai sekitar Rp2,240 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari Kota Tangerang Selatan, disusul Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Dalam pemaparannya, Harison juga menyinggung masih adanya sekitar 456 ribu bidang tanah yang perlu dilakukan penangkapan ulang data dan verifikasi.

“Bidang-bidang tersebut sejatinya telah terdaftar, namun perlu dipastikan kembali posisi dan keberadaan fisiknya agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Saat ini, jumlah bidang tanah yang telah terdaftar di Provinsi Banten mencapai sekitar 4,6 juta bidang. Meski demikian, tanah terdaftar belum tentu bersertifikat.

Selisih antara tanah terdaftar dan tanah bersertifikat inilah yang menjadi fokus pencertifikatan ke depan, baik melalui layanan mandiri, layanan rutin, maupun program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Harison juga menyoroti pentingnya penataan penguasaan tanah agar lebih berkeadilan. Fakta di lapangan menunjukkan tidak sedikit tanah yang awalnya dibangun masyarakat kemudian dikuasai pemodal besar.

Untuk itu, keberadaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dinilai krusial sebagai instrumen pengendali pemanfaatan ruang dan kepastian investasi.

Di sisi lain, BPN Provinsi Banten terus mendorong keterbukaan informasi publik dan komunikasi aktif dengan media. Kinerja komunikasi ini dinilai melalui indeks khusus berbasis PESO Model paid, earned, shared, dan owned media sebagai ukuran transparansi, akuntabilitas, dan integritas layanan pertanahan.

Menutup pemaparannya, Harison menjelaskan bahwa sistem data pertanahan saat ini telah mengarah pada konsep semi-blockchain dan ke depan menuju blockchain penuh, guna memastikan setiap perubahan data terverifikasi dan keamanan informasi pertanahan semakin terjaga.

“Pendekatan ini kami terapkan agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan terus meningkat,” tandasnya. (yas)

Tags: Harison MocodompisKantah Tangselkanwil bpn banten

Berita Terkait.

karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55
Rokok-Ilegal
Nusantara

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:07
BC-Aceh
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26
BC-Belawan
Nusantara

Bea Cukai Belawan Gagalkan Ekspor Arang Bakau Ilegal Senilai Rp1,14 Miliar, Limpahkan ke Kementerian Kehutanan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:35
Mandhapa-Aghung-Ronggosukowati
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Pemda Perkuat Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:43

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1493 shares
    Share 597 Tweet 373
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.