• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Di Hadapan Mendagri, Satgas Galapana DPR Bongkar 4 Masalah Krusial Penanganan Bencana di Sumatera

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 11 Januari 2026 - 10:10
in Nusantara
rakor

Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemerintah di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026). Foto : Biro Pemberitaan DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkap empat persoalan utama yang masih menghambat penanganan bencana di wilayah Sumatera. Temuan tersebut merupakan hasil koordinasi lapangan yang dilakukan Satgas Galapana selama 1–5 Januari 2025.

Hal itu disampaikan anggota Satgas Galapana DPR RI TA Khalid dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemerintah, yang digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

BacaJuga:

PHI Dorong Kualitas SDM Sejak Dini Melalui Program Kesehatan dan Pendidikan Anak di Kalimantan

Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP

Berturut-turut Gempa Dangkal Guncang Tanggamus di Lampung Saat Waktu Subuh

Khalid menjelaskan, sesuai arahan Ketua Satgas Galapana DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, pihaknya secara langsung meminta kepala daerah menentukan persoalan paling prioritas yang harus segera ditangani.

“Kami diminta untuk menggali langsung dari para bupati, mana permasalahan yang paling mendesak dari sekian banyak persoalan di lapangan,” ujar Khalid.

Legislator Dapil Aceh II itu memaparkan, permasalahan pertama yang harus segera diselesaikan adalah normalisasi sungai. Menurutnya, banyak sungai dipenuhi kayu dan material sisa bencana yang berpotensi memicu banjir susulan saat hujan deras.

“Ini usulan langsung dari kepala daerah dan masyarakat. Sungai-sungai ini yang dulu kita kejar untuk segera ditangani,” ungkap politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Permasalahan kedua, lanjut Khalid, adalah pembukaan akses jalan, khususnya menuju wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat bencana.

Sementara permasalahan ketiga berkaitan dengan penyediaan hunian sementara (huntara). Ia menyebut, rencana pembangunan sekitar 15 ribu unit huntara menjadi fokus utama yang harus dipercepat.

Khalid menegaskan, Satgas Galapana DPR RI siap membantu menyelesaikan berbagai kendala pembangunan huntara, termasuk persoalan lahan.

“Contohnya di Aceh Tamiang, sempat terkendala lahan karena tidak diberikan oleh PTPN. Alhamdulillah, setelah dikomunikasikan, masalah tersebut sudah selesai,” jelasnya.

Adapun permasalahan keempat adalah pembersihan rumah warga, khususnya hunian yang mengalami kerusakan ringan. Menurut Khalid, jika rumah-rumah tersebut dapat segera dibersihkan dan diperbaiki, sebagian warga tidak perlu direlokasi ke huntara.

“Kalau pembersihan bisa dilakukan, kemungkinan mereka tidak perlu tinggal di huntara,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 15 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang kondisinya belum sepenuhnya pulih pascabencana.

Di Aceh, terdapat 7 daerah yang masih terdampak, yakni Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Luwes, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Sementara di Sumatra Utara, terdapat 5 wilayah, yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Kota Sibolga. Adapun di Sumatra Barat, tercatat 3 daerah, yakni Tanah Datar, Kota Padang, dan Kota Pariaman, dengan Kabupaten Agam disebut sebagai wilayah dengan kondisi paling berat.

Meski telah memiliki pemetaan awal secara nasional, Tito menekankan pentingnya mendengar laporan langsung dari para kepala daerah agar penanganan di lapangan lebih tepat sasaran.

“Penilaian ini masih bersifat top-down. Kami perlu mendengar langsung kondisi riil dari para kepala daerah,” pungkas Tito. (dil)

Tags: Bencana SumateraDPR RIMendagriSatgas Galapana

Berita Terkait.

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Nusantara

PHI Dorong Kualitas SDM Sejak Dini Melalui Program Kesehatan dan Pendidikan Anak di Kalimantan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:06
Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP
Nusantara

Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:32
Berturut-turut Gempa Dangkal Guncang Tanggamus di Lampung Saat Waktu Subuh
Nusantara

Berturut-turut Gempa Dangkal Guncang Tanggamus di Lampung Saat Waktu Subuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:18
Gempa-Mandailing-Natal
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Mandailing Natal di Sumatera Utara Pagi Ini, Hiposenter Dikategorikan Dangkal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:20
tni
Nusantara

TNI Evakuasi Pasutri Korban OPM, Pengejaran Pelaku dan Pencarian Korban Lain Terus Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:09
Rokok
Nusantara

Bea Cukai Berikan Persetujuan NPPBKC kepada PR Budi Sejahtera

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:25

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3198 shares
    Share 1279 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2902 shares
    Share 1161 Tweet 726
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.