INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan, memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas langkah cepat mempercepat layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul terbitnya Surat Edaran Kemendagri yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk melakukan layanan jemput bola dalam penerbitan kembali dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat bencana, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, serta dokumen penting lainnya, tanpa dipungut biaya.
Menurut Ahmad Heryawan, kebijakan tersebut mencerminkan kehadiran negara di tengah situasi darurat. “Dalam kondisi pascabencana, masyarakat tidak boleh dipersulit oleh urusan administratif. Negara harus hadir memberi solusi, bukan menambah beban,” ujar Kang Aher saat diwawancarai awak media, Kamis (8/1/2026).
Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini menilai percepatan dan penyederhanaan layanan administrasi kependudukan menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan sosial, akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa penghapusan kewajiban melampirkan dokumen pendukung yang hilang akibat bencana merupakan bentuk empati nyata pemerintah kepada warga terdampak.
“Masyarakat tentu sangat terbantu karena tidak lagi dibebani persyaratan yang justru hilang akibat bencana itu sendiri,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut.
Lebih lanjut, Anggota Fraksi PKS DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Jawa Barat II ini berharap implementasi kebijakan percepatan layanan adminduk di lapangan dapat berjalan optimal dan merata, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Koordinasi lintas pemerintahan harus diperkuat agar layanan jemput bola benar-benar menjangkau seluruh warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak,” pungkasnya. (dil)










