INDOPOSCO.ID – Revitalisasi satuan pendidikan 2025 bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Khususnya di wilayah yang terdampak banjir dan memiliki keterbatasan sarana prasarana pembelajaran.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam keterangan, Rabu (7/1/2026). Ia menyampaikan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan amanat langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Revitalisasi ini untuk memastikan seluruh satuan pendidikan berada dalam kondisi yang aman dan layak digunakan,” katanya.
“Jangan sampai ada sekolah yang rusak, atapnya roboh, atau ruang belajarnya membahayakan peserta didik. Karena itu revitalisasi sekolah menjadi prioritas agar pendidikan dapat berjalan dengan baik,” sambungnya.
Mu’ti menambahkan, dengan pola pelaksanaan oleh masing-masing sekolah program revitalisasi juga dapat menyerap tenaga kerja dari warga setempat, menggerakkan ekonomi lokal, dan belanja materialnya juga berasal dari lingkungan sekitar.
“Program revitalisasi membuat pembangunan berjalan, ekonomi bergerak, dan sekolah menjadi lebih layak untuk belajar,” tuturnya.
Pada 2026 ini, pemerintah telah mengamankan alokasi awal dalam APBN sebesar Rp14 triliun untuk merevitalisasi sekitar 11 ribu sekolah. Namun, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, cakupan program ini akan diperluas hingga sekitar 71 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri Wonorejo 2, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, serta SMP Negeri 1 Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah penerima manfaat signifikan. Sebanyak 110 satuan pendidikan di Demak telah direvitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp 76 miliar.
Rinciannya meliputi 4 PAUD, 73 SD, 16 SMP, 6 SMA, 7 SMK, 1 SLB, dan 3 PKBM. Salah satu sekolah penerima manfaat revitalisasi adalah SD Negeri Wonorejo 2 Demak dengan dukungan anggaran sebesar Rp2.229.803.192. (nas)










