• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tebing Ngarai Sianok Agam Longsor 120 Meter, Sawah Rusak dan Wisata Lesu

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 4 Januari 2026 - 06:06
in Nusantara
agam

Kondisi terkini Ngarai Sianok Guguak Tinggi, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam yang mengalami longsor pascabencana hidrometeorologi Sumatera Barat. Tidak ada korban jiwa, pemerintah desa setempat melarang warga beraktivitas di sekitar lokasi. ANTARA/Al Fatah.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tebing Ngarai Sianok di Guguak Tinggi, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, mengalami longsor besar dengan ketinggian mencapai 120 meter dan lebar sekitar 15 meter sepanjang lima kilometer. Peristiwa ini dipicu hujan deras berdurasi panjang.

Kepala Desa Guguak Tinggi, Dasman, mengatakan longsor terjadi pada Kamis (1/1/2026). Meski longsor cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BacaJuga:

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

“Pemicu utamanya hujan deras yang berlangsung lama. Alhamdulillah tidak ada korban,” ujar Dasman, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan lokasi longsor berada sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang. Namun, sejumlah sawah warga dilaporkan ikut terkikis akibat longsoran tersebut.

Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam. Dasman juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang beraktivitas di sekitar aliran sungai Ngarai Sianok.

“Longsor ini bukan yang pertama. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengimbau warga menjauh dari aliran sungai saat hujan deras,” katanya.

Meski belum ada evakuasi warga, pemerintah desa tetap melarang masyarakat mendekati bibir ngarai demi keselamatan. Saat longsor besar terjadi dan terekam warga hingga viral di media sosial, diketahui lima warga tengah memperbaiki sumber mata air.

“Kami sedang mengalami krisis air bersih. Saat kejadian, warga memperbaiki bak air untuk kebutuhan rumah tangga,” ujar Dasman.

Sementara itu, Rahmat (35), warga di sekitar Sungai Ngarai Sianok, menyebut debit air sungai meningkat sejak banjir bandang akhir November lalu. Kondisi tersebut turut merusak fasilitas di kawasan wisata.

“Aliran sungai makin besar, jalan rusak, dan satu mushala untuk pengunjung roboh,” katanya.

Dampak longsor juga dirasakan pada sektor pariwisata. Kunjungan wisatawan menurun drastis sehingga memengaruhi perekonomian warga setempat.

“Saya usaha rental pelampung dan mobil offroad. Sekarang belum bisa beraktivitas maksimal karena wisatawan takut datang,” tutup Rahmat. (dil)

Tags: Bencana SumateraKabupaten Agamlongsor

Berita Terkait.

dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12
bmkg
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:35
Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:41
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

Buntut Dugaan Tindak Pidana, DPD RI Sambangi Daycare di Yogyakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3457 shares
    Share 1383 Tweet 864
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.