• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PNM Perkuat Program Pemberdayaan Selama 2025

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Januari 2026 - 14:33
in Ekonomi
Ilustrasi - Program pemberdayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Foto: ANTARA/HO-PNM

Ilustrasi - Program pemberdayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Foto: ANTARA/HO-PNM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pendekatan program pemberdayaan, sebagai bagian tidak terpisahkan dari penyaluran pembiayaan sepanjang 2025.

Melalui berbagai program, PNM hadir sebagai penyedia modal sekaligus pendamping untuk membangun kapasitas usaha dan ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di segmen ultra mikro.

BacaJuga:

Wujudkan Ekosistem Layanan Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Resmi Diluncurkan

BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena

Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional

Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (31/12/2025), menyebut pemberdayaan menjadi kunci supaya pelaku usaha mampu mengelola pembiayaan secara produktif, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Dengan demikian, program-program PNM dirancang untuk mengombinasikan dukungan finansial dengan penguatan kapasitas, literasi, serta ekosistem usaha,” ujar Dodot.

Ia menjelaskan salah satu program utama yaitu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), yang menyasar ibu rumah tangga dan perempuan prasejahtera, khususnya di wilayah pedesaan dan tertinggal.

Dengan pendekatan berbasis kelompok, lanjutnya, Mekaar memberikan pembiayaan ultra mikro sekaligus pendampingan rutin, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta penguatan disiplin usaha.

“Melalui program ini, perempuan didorong untuk berperan aktif dalam perekonomian keluarga dan komunitas,” ujar Dodot.

Selain Mekaar, PNM juga mengembangkan Program Kampung Madani sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas.

Kampung Madani telah hadir di 20 titik di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat kepada 4.603 warga hingga tahun 2025, yang terdiri dari nasabah Mekaar, keluarga, serta masyarakat sekitar.

“Program ini bertujuan membangun ekosistem usaha lokal yang saling terhubung dan berkelanjutan,” ujar Dodot.

Dalam pelaksanaannya, Dodot mengungkapkan Kampung Madani mengedepankan pendekatan klasterisasi usaha, yang mana telah diselenggarakan 539 kegiatan klasterisasi yang diikuti 10.000 nasabah sepanjang 2025.

“Melalui klaster, pelaku UMKM dikelompokkan berdasarkan jenis usaha agar dapat berkolaborasi, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas akses pasar secara kolektif,” ujar Dodot.

Lebih lanjut, PNM memperkuat fondasi usaha nasabah melalui peningkatan literasi, yang mana 66 kegiatan literasi keuangan dan literasi usaha telah dilaksanakan dan menjangkau lebih dari 38.000 nasabah.

Kegiatan ini membekali nasabah dengan pemahaman pengelolaan keuangan, perencanaan usaha, serta pemanfaatan peluang pasar, termasuk pasar digital, sehingga usaha dapat tumbuh lebih terarah dan berdaya tahan.

“Dampak sosial dari program pemberdayaan PNM mulai terlihat nyata di tingkat akar rumput. Banyak nasabah yang sebelumnya hanya mampu bertahan secara subsisten kini memiliki usaha yang lebih stabil dan produktif,” ujar Dodot.

BRI Research Institute (2024) melalui risetnya, melaporkan bahwa ketahanan keuangan nasabah Mekaar meningkat signifikan, dari sebelumnya hanya mampu bertahan satu hingga dua minggu menjadi satu hingga dua bulan setelah mendapatkan dukungan pembiayaan serta modal intelektual dan sosial dari PNM.

Peningkatan pendapatan usaha berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan anak, hingga kesehatan keluarga.

Di tingkat komunitas, pendekatan klaster dan literasi turut mendorong tumbuhnya solidaritas sosial serta kemandirian ekonomi lokal.

Melalui program pemberdayaan, Dodot mengatakan PNM tidak hanya memberikan pembiayaan, namun juga mendampingi nasabah agar mampu mengelola usaha secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Kami percaya, penguatan kapasitas, literasi, dan ekosistem usaha akan menciptakan dampak sosial yang jauh lebih besar dalam jangka panjang,” ujar Dodot.

Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, PNM terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membangun pengusaha ultra mikro yang tangguh dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (ney)

Tags: Permodalan Nasional MadaniPNMprogram pemberdayaanpt permodalan nasional madani

Berita Terkait.

maman
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Layanan Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Resmi Diluncurkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35
BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena
Ekonomi

BCA UMKM Fest 2026 Perkuat Ekosistem UMKM, Hadirkan Kolaborasi Budaya di Indonesia Arena

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:04
Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional
Ekonomi

Pertamina Ajak Mahasiswa Jadi Garda Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:54
gadai
Ekonomi

Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:40
APBN dan Bea Cukai dalam Menjaga Ekonomi Nasional dan Perlindungi Masyarakat
Ekonomi

Jangan Cuma Andalkan Coretax, DJP Diingatkan Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:25
Berikan Kepastian Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Ekonomi

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun, Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2824 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1202 shares
    Share 481 Tweet 301
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.