INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, suportif, dan berkelanjutan melalui peringatan Hari Ibu 2025.
Bersama Srikandi dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN EPI, perusahaan menggelar seminar bertajuk “Beyond The Balance: Mengoptimalkan Peran Menjadi Ibu, Menjadi Profesional, Menjadi Diri Sendiri” di Gedung Centennial Tower, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Seminar ini menjadi ruang refleksi dan inspirasi bagi para Srikandi PLN EPI untuk memaknai peran ganda secara lebih utuh. Tidak sekadar menyeimbangkan peran sebagai ibu dan profesional, kegiatan ini mendorong perempuan untuk mengelola peran tersebut sebagai sumber kekuatan, keberdayaan, dan kebahagiaan yang berkelanjutan.
Ketua Srikandi PLN Energi Primer Indonesia yang juga Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menegaskan Srikandi PLN EPI secara konsisten menghadirkan program yang berfokus pada penguatan perempuan secara holistik.
“Melalui Srikandi PLN EPI, kami mendorong peningkatan kompetensi perempuan, kesejahteraan ibu dan anak, serta kesehatan mental. Program kami mencakup kepedulian kesehatan, edukasi anak, aksi lingkungan, hingga penciptaan lingkungan kerja yang aman dan saling menghargai,” ujarnya.
Pembina Srikandi PLN EPI, Dedeng Hidayat, yang juga Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momentum strategis untuk mengapresiasi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam organisasi.
“Ketangguhan, kecerdasan, dan dedikasi para Srikandi merupakan faktor penting dalam keberhasilan dan keberlanjutan perusahaan,” jelas Dedeng.
Sementara itu, Ketua Harian Srikandi PLN sekaligus Direktur Utama PT PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menekankan bahwa penguatan peran perempuan sejalan dengan agenda sosial dan tata kelola perusahaan.
“Program Srikandi merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat aspek sosial dan tata kelola melalui pengembangan human capital. Potensi para Srikandi sangat besar dan perlu terus dioptimalkan,” katanya.
Pada sesi talkshow, Nucha Bachri, CEO dan Co-Founder Parentalk.id, serta Olphi Disya Arinda, M.Psi, mengulas pengelolaan peran ibu dan profesional dari perspektif psikologis dan praktik keseharian.
“Menjaga kestabilan diri, pikiran, dan energi menjadi kunci agar perempuan dapat menjalani perannya secara berkelanjutan,” ujar Nucha.
Seminar yang diikuti sekitar 150 peserta dari kalangan Srikandi PLN EPI Grup dan PIKK ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri, resiliensi, serta kesejahteraan mental perempuan pekerja. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen PLN Energi Primer Indonesia dalam mendukung kesetaraan gender dan pengembangan talenta perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. (rmn)










