• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi Soroti Defensive Governance Pemerintah di Tengah Ancaman Bencana

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 31 Desember 2025 - 10:39
in Nasional
Banjir

Ilustrasi - Kondisi banjir melanda wilayah Kabupaten Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (25/11/2025). Foto: BPBD Kabupaten Padang Sidempuan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian wilayah Indonesia pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026. Ancaman utama yang dihadapi adalah bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh suhu permukaan laut di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang lebih rendah dibandingkan perairan Indonesia. Perbedaan suhu tersebut mendorong aliran massa udara menuju wilayah Indonesia dan membentuk awan-awan tinggi yang berpotensi menimbulkan hujan lebat dengan durasi panjang.

BacaJuga:

Perluas Akses Pendidikan, Mendikdasmen: Revitalisasi Sasar 55.451 Sekolah

Komnas HAM Minta Pemerintah Beri Kepastian Status dan Jaminan Sosial Pekerja Gig

Serangan Houthi Meningkat, DPR Usul Pemerintah Kaji Moratorium Umrah

Menyikapi kondisi tersebut, BMKG meminta pemerintah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan. Namun, pengalaman sejumlah bencana sebelumnya, termasuk musibah di Sumatera, membuat sebagian publik meragukan kesigapan pemerintah dalam menangani bencana. Kepercayaan masyarakat dinilai semakin tergerus oleh perilaku sejumlah pejabat yang justru memanfaatkan bencana sebagai ajang pencitraan politik.

Menanggapi kritik publik tersebut, Analis Komunikasi Kebijakan Publik sekaligus Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Syukron Jamal, menilai pemerintah perlu melakukan perubahan mendasar dalam tata kelola penanganan bencana.

“Intinya, pemerintah harus beralih dari defensive governance (berhenti sibuk membela diri) ke accountable governance (mulai bertanggung jawab secara nyata),” kata Syukron kepada INDOPOSCO melalui gawai, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, langkah paling mendasar yang harus dilakukan pemerintah adalah mengakui keterbatasan secara terbuka. Kritik publik, kata dia, tidak bisa dijawab dengan seremoni atau retorika semata.

“Pemerintah perlu mengakui kekurangan dalam penanganan bencana sebelumnya. Harus ada evaluasi resmi berbasis data—apa yang gagal, di mana kegagalannya, dan mengapa itu terjadi. Pengakuan atas kegagalan justru membangun legitimasi, bukan melemahkan,” tegasnya.

Syukron juga menyoroti lemahnya transparansi dan narasi kebencanaan yang terfragmentasi. Saat ini, publik menyaksikan banyak pejabat menyampaikan klaim kesiapsiagaan, namun minim laporan kinerja yang dapat diverifikasi secara objektif.

“Yang terlihat sekarang, banyak pejabat bicara, tapi sedikit yang bisa diuji datanya. Ini membuat publik sulit percaya,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah membangun satu pusat informasi kebencanaan nasional yang bersifat real-time dan terbuka untuk publik. Selain itu, pemerintah perlu mempublikasikan indikator kesiapan secara jelas, mulai dari ketersediaan logistik, jumlah personel, hingga penggunaan anggaran.

“Transparansi itu kunci. Dengan satu narasi kebencanaan yang jelas, publik bisa menilai apakah negara benar-benar siap atau hanya sekadar mengklaim,” jelas Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani (JMM) itu.

Lebih jauh, Syukron menekankan pentingnya menghentikan politisasi bencana. Menurutnya, kehadiran pejabat di lokasi bencana sering kali bersifat simbolik dan tidak memberikan dampak signifikan bagi korban.

“Pemerintah harus tegas membatasi aktivitas simbolik pejabat di lokasi bencana. Fokuslah pada kerja sunyi tapi berdampak. Bencana adalah urusan kemanusiaan, bukan panggung politik,” katanya.

Lebih lanjut, Dosen Universitas Islam Depok dan Universitas Pancasila itu juga meminta pemerintah memberi ruang lebih besar kepada para profesional dalam penanganan bencana, seperti BNPB, BPBD, relawan, dan kalangan akademisi.

“Penanganan bencana harus dipimpin oleh mereka yang memang punya kapasitas dan keahlian. Negara hadir bukan untuk tampil, tetapi untuk bekerja,” tambahnya.

Dengan ancaman cuaca ekstrem yang kian nyata, perubahan pendekatan pemerintah menjadi ujian penting. Bagi publik, kesiapsiagaan sejati bukan diukur dari seberapa sering pejabat tampil di depan kamera, melainkan dari seberapa cepat, transparan, dan manusiawi negara hadir saat bencana benar-benar datang. (her)

Tags: akademisiAnalis Komunikasi Kebijakan PublikbanjirBencana Alamcuaca ekstremDefensive GovernanceSyukron Jamaltanah longsor

Berita Terkait.

abdul
Nasional

Perluas Akses Pendidikan, Mendikdasmen: Revitalisasi Sasar 55.451 Sekolah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:03
komnas
Nasional

Komnas HAM Minta Pemerintah Beri Kepastian Status dan Jaminan Sosial Pekerja Gig

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:32
nurul
Nasional

Serangan Houthi Meningkat, DPR Usul Pemerintah Kaji Moratorium Umrah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12
hanif
Nasional

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:58
pertamina
Nasional

Pink October, Mobil Mamografi Gratis Pertamina Layani 1.166 Perempuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:16
mbg
Nasional

Dana Operasional Dapur MBG Belum Cair, BGN Beber Penyebabnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:06

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID – Kabar yang dinanti pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya datang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi merilis jadwal...

SelengkapnyaDetails
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4813 shares
    Share 1925 Tweet 1203
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    962 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.