INDOPOSCO.ID – Aktivitas penyeberangan di lintasan Merak – Bakauheni terpantau berjalan lancar dan terkendali di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan guna mendukung kelancaran perjalanan pengguna jasa hingga pergantian tahun.
Berdasarkan pemantauan Posko Merak pada H+2 Natal, arus kendaraan dari Jawa menuju Sumatera masih didominasi kendaraan roda empat dan bus. Pola ini mencerminkan kecenderungan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan di hari puncak. Secara keseluruhan, trafik tercatat meningkat 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, namun tetap dapat dikelola dengan baik.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menyampaikan bahwa kondisi arus penyeberangan saat ini masih berada dalam koridor aman. Menurutnya, kesiapan armada, dermaga, serta personel menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan di lintasan utama tersebut.
“Merak–Bakauheni merupakan jalur vital penghubung Jawa dan Sumatera. Kami terus memastikan pelayanan berjalan optimal agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman,” ujarnya.
Data operasional menunjukkan, pada H+2 Natal jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 3.998 unit atau meningkat 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara jumlah bus tercatat 357 unit, naik 2,6 persen. Kenaikan ini dapat diantisipasi melalui pengaturan jadwal kapal dan pengendalian operasional di area pelabuhan.
General Manager ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara menambahkan bahwa kesiapsiagaan petugas di lapangan menjadi perhatian utama. Seluruh titik layanan, mulai dari akses masuk pelabuhan hingga proses bongkar muat kapal, dijaga agar arus kendaraan tetap mengalir sesuai ketentuan.
“Petugas kami disiagakan untuk memastikan standar keselamatan dan kenyamanan tetap terjaga selama periode libur akhir tahun,” katanya.
Sementara itu, dari Pelabuhan Bakauheni, arus kendaraan dari Sumatera menuju Jawa menunjukkan peningkatan, khususnya kendaraan roda dua. Tercatat 1.459 unit sepeda motor menyeberang pada H+2 Natal, meningkat 67,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun kendaraan roda empat mencapai 3.460 unit, mencerminkan arus balik yang berlangsung bertahap dan tetap terkendali.
Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, tercatat 2.770 unit truk menyeberang dari Sumatera ke Jawa atau meningkat 1,7 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah bus mencapai 351 unit, naik 3,2 persen. Secara total, kendaraan dari Sumatera menuju Jawa pada H+2 Natal tercatat sebanyak 8.040 unit atau meningkat 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mengantisipasi potensi lonjakan menjelang pergantian tahun, ASDP menyiapkan sejumlah langkah pengendalian, antara lain pengaktifan buffer zone dan delaying system di titik-titik strategis menuju pelabuhan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mencegah kepadatan di area penyeberangan.
ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan. Dengan dukungan kesiapan operasional dan koordinasi lintas pihak, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni diharapkan tetap berjalan aman dan lancar hingga akhir periode libur tahun ini. (eva)










