• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

APBD DKI Jakarta 2026 Resmi Ditetapkan, Nilainya Rp81,32 Triliun

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 28 Desember 2025 - 18:55
in Megapolitan
WhatsApp Image 2025-12-28 at 17.46.02

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi jajaran pimpinan Pemprov DKI Jakarta. Foto: Dokumen Indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, total nilai APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp81,32 triliun.

Menurutnya, angka tersebut terdiri atas target pendapatan daerah sebesar Rp71,45 triliun dan penerimaan pembiayaan Rp9,87 triliun, dengan alokasi belanja daerah Rp74,28 triliun serta pengeluaran pembiayaan Rp7,04 triliun.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

Sedia Payung! Jakbar Diprediksi Hujan, Wilayah Lain Berawan

Pramono mengakui, nilai APBD 2026 mengalami penurunan dibandingkan APBD 2025 yang mencapai Rp91,86 triliun, atau turun sekitar Rp10,54 triliun.

Penurunan ini terutama dipicu oleh berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, yang turun signifikan dari Rp26,14 triliun pada 2025 menjadi Rp11,16 triliun pada 2026, khususnya pada pos Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak.

“APBD 2026 difokuskan pada isu-isu strategis seperti pengelolaan sampah, pengendalian banjir, pencegahan stunting, penanggulangan kemiskinan, serta penguraian kemacetan. Anggaran akan dioptimalkan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga Jakarta,” ujar Pramono dalam keterangan dikutip pada Minggu (28/12/2025).

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi, menjelaskan bahwa alokasi mandatory spending infrastruktur pelayanan publik mencapai 43,06 persen dari total belanja daerah di luar bantuan keuangan, melampaui ketentuan minimal 40 persen.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, mengalokasikan anggaran Rp3,77 triliun untuk peningkatan infrastruktur kota, Rp582 miliar untuk penguatan daya saing ekonomi berkelanjutan, serta Rp17,58 triliun untuk pengembangan modal manusia.

“Selain itu, tersedia anggaran Rp2,70 triliun untuk penciptaan penghidupan masyarakat, Rp2,36 triliun bagi transformasi tata kelola pemerintahan, Rp7,82 triliun untuk pengembangan transportasi berbasis transit, serta Rp6,27 triliun untuk pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim,” ucapnya.

Selain itu, pada sektor pekerjaan umum dan tata ruang, anggaran dialokasikan untuk pengendalian banjir Rp3,64 triliun, pengelolaan sampah Rp1,38 triliun, serta pembangunan jembatan dan flyover senilai Rp289,72 miliar.

Di sektor perhubungan, Pemprov DKI menganggarkan subsidi transportasi publik, antara lain Transjakarta Rp3,75 triliun, Bus Sekolah Rp105,38 miliar, MRT Jakarta Rp536,70 miliar, LRT Jakarta Rp325,28 miliar, serta angkutan kapal perairan sebesar Rp100,19 miliar.

Untuk bidang ketenagakerjaan, anggaran disiapkan bagi pelatihan kerja dan Mobile Training Unit sebesar Rp63,44 miliar, pelatihan SIM A Rp1,2 miliar, pembentukan tenaga kerja mandiri Rp4,33 miliar, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja Rp1,25 miliar.

Di sektor pendidikan, Pemprov DKI mengalokasikan Rp19,75 triliun atau 26,59 persen dari belanja daerah, melampaui ketentuan minimal 20 persen.

“Anggaran tersebut mencakup KJP Plus Rp3,25 triliun, KJMU Rp399 miliar, sekolah swasta gratis Rp282,46 miliar, serta rehabilitasi sarana pendidikan Rp126,12 miliar,” tuturnya.

Di sisi lain, bidang kesehatan mendapat alokasi antara lain BPJS Kesehatan Rp1,40 triliun, pembangunan fasilitas kesehatan Rp360,49 miliar, penyediaan alat kesehatan Rp165,16 miliar, dan program Pasukan Putih Rp43,49 miliar.

Sementara untuk bantuan sosial, anggaran dialokasikan untuk Kartu Lansia Jakarta Rp625,89 miliar, Kartu Anak Jakarta Rp100,10 miliar, serta Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta Rp76,45 miliar.

Di sektor industri dan perdagangan, Pemprov DKI menyiapkan anggaran bagi program pemasaran produk dalam negeri Rp13,34 miliar, pemberdayaan UMKM Rp17,59 miliar, serta perencanaan dan pembangunan industri Rp23,55 miliar.

Michael menegaskan, seluruh program APBD 2026 akan dijalankan secara transparan dan akuntabel, dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Jakarta.

“Adapun sektor komunikasi dan informatika mengalokasikan Rp185,29 miliar untuk layanan CCTV dan Rp18,25 miliar bagi sistem pengendalian banjir,” pungkasnya. (fer)

Tags: APBD DKI JakartaPemprov DKIpramono anung

Berita Terkait.

cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:20
Personel-Brimob
Megapolitan

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:26
Hujan
Megapolitan

Sedia Payung! Jakbar Diprediksi Hujan, Wilayah Lain Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:03
BPN Jakarta
Megapolitan

Gelar FGD, Kanwil BPN Jakarta Tekankan Percepatan Berkas Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:02
bpk
Megapolitan

Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran, Polisi Sebut Ada Rekan di Lokasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:31
uunk
Megapolitan

BPN Jakarta Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Pendampingan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.