• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jawa Timur, Contoh Nyata Multiplier Effect TKDN Hulu Migas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 24 Desember 2025 - 13:19
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-12-24 at 10.28.41

Arsip - Salah satu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menawarkan produk makanan unggulannya ke konsumen saat pembukaan Forum Kapasitas Nasional III 2023 wilayah Jabanusa (Jawa, Bali, Nusa Tenggara) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (22/5/2023). Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selain berdampak secara nasional, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah. Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan multiplier effect (efek berganda) paling nyata dari belanja hulu migas.

Untuk periode 2020–2025, total belanja hulu migas di Jatim tercatat mencapai Rp9 triliun, dengan nilai komitmen TKDN sebesar 63 persen. Data tersebut dihimpun berdasarkan pengadaan hingga November 2024.

BacaJuga:

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Vice President Bidang Dukungan Bisnis SKK Migas, Maria Kristanti, dalam Media Briefing yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (23/12/2025).

“Jika sebuah pabrik di daerah, misalnya di Sidoarjo atau daerah lainnya, digunakan produknya, maka multiplier effect-nya tidak hanya dirasakan oleh pabrik tersebut,” jelasnya.

Maria menambahkan, keberadaan industri penunjang migas turut menghidupkan sektor-sektor lain di sekitarnya.

“Warung-warung UMKM ikut hidup karena adanya penyerapan tenaga kerja. Kebutuhan kecil seperti baut atau komponen lainnya juga akan dicari dari penyedia di sekitar daerah tersebut. Inilah bagaimana multiplier effect itu bekerja,” ujarnya.

Secara rinci, capaian TKDN di Jawa Timur menunjukkan performa kuat di berbagai sektor, antara lain usaha kecil dan menengah (UKM) sebesar 53 persen, sektor medis 91 persen, komoditas utama/penunjang migas 57 persen, perhotelan dan akomodasi 88 persen, tenaga kerja 94 persen, dan transportasi sebanyak 83 persen.

Rincian tersebut, lanjut Maria, menggambarkan penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu dampak paling signifikan.

“Satu pabrik yang mendapatkan kontrak dari KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) pasti akan menambah jumlah pekerjanya karena ada proyek strategis nasional yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Meski secara keseluruhan capaian tender hulu migas di Jawa Timur sempat menurun dari 64 persen pada 2024 menjadi 55 persen pada 2025, Maria menegaskan penurunan tersebut bersifat teknis dan tidak mencerminkan pelemahan komitmen.

“Jenis pekerjaan atau multiplier effect TKDN itu fluktuatif. Jika tahun ini 55 persen, itu kemungkinan karena jenis pekerjaannya memang tidak dilakukan pada tahun tersebut. Namun, angka 55 persen ini tetap sangat besar dalam membantu penyerapan ekonomi di Jawa Timur,” tegasnya.

Dari sisi skala usaha, kontribusi tender tersebut terdiri atas usaha kecil 8 persen, usaha menengah 22 persen, dan usaha besar 70 persen.

Untuk menjaga konsistensi, seluruh kebijakan TKDN SKK Migas berlandaskan regulasi pemerintah, antara lain Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022, Peraturan Menteri Perindustrian, serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Salah satu aturan strategis adalah pemberdayaan daerah operasi migas, di mana paket tender di bawah Rp50 miliar wajib mensyaratkan usaha kecil dan menengah yang berdomisili di wilayah provinsi daerah operasi utama KKKS, dengan sejumlah pengecualian tertentu.

“Jika K3S meyakini ada penyedia barang dan jasa di daerah operasi yang mampu, maka KKKS wajib melaksanakan pengadaan dengan mensyaratkan penyedia yang berdomisili di daerah operasi tersebut,” tambahnya.

Dengan kebijakan yang konsisten dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, SKK Migas optimistis TKDN akan terus menjadi fondasi kuat dalam memperkuat industri nasional sekaligus menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(her)

Tags: industri hulu migasSKK MigasTKDN

Berita Terkait.

ascope
Ekonomi

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:09
ht
Ekonomi

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28
antam
Ekonomi

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:50
krista
Ekonomi

KRISTA InterFOOD 2026 Hadir di NICE PIK 2, Libatkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34
bc
Ekonomi

Gelar Customs Visit Customer, Bea Cukai Berikan Asistensi Berkelanjutan kepada Pelaku Usaha

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51
Pipa Gas
Ekonomi

PLN EPI Alirkan Gas Bumi dari Natuna ke Batam, Pasokan Listrik Makin Terjaga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:05

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5126 shares
    Share 2050 Tweet 1282
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1257 shares
    Share 503 Tweet 314
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.