• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop Ferry Dorong Mitra LPDB Koperasi KPBS Pangalengan Kembangkan Pabrik Susu dan Terintegrasi dengan Gerai KDKMP

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 23 Desember 2025 - 12:21
in Ekonomi
MENKOP

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Peternak Sapi Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Jawa Barat, pada Senin (22/12/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Peternak Sapi Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Jawa Barat, pada Senin (22/12/2025).

Turut hadir dalam Kunjungan Kerja ini Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, Direktur Bisnis LPDB Koperasi Oetje Koesoema Prasetia, dan Direktur Umum dan Hukum Deva Rachman.

BacaJuga:

Komut PLN EPI Tinjau SMART REGAS Tarakan, EAF Capai 99,81 Persen

Agus Projosasmito Borong Lagi 3,22 Juta Saham BRMS, Kepemilikan Jadi 18,39 Juta

MedcoEnergi Terbitkan Obligasi US$300 Juta, Jatuh Tempo 2032

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem koperasi sektor riil dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Koperasi meninjau langsung fasilitas produksi susu KPBS Pangalengan serta pelaksanaan distribusi susu pasteurisasi yang telah dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan gizi siswa sekolah dasar melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

KPBS Pangalengan yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dinilai sebagai contoh sukses koperasi sektor riil yang mampu membangun ekosistem usaha terintegrasi dari hulu ke hilir. Dengan populasi sapi mencapai 13.857 ekor dan produksi susu harian sekitar 80 ton, KPBS menjadi penopang ekonomi lebih dari 4.700 peternak anggota.

Selain mengelola usaha peternakan, KPBS juga telah berkembang menjadi korporasi rakyat dengan unit usaha lintas sektor, mulai dari pengolahan susu melalui PT Susu KPBS, sektor perbankan melalui BPR Bandung Kidul, hingga layanan kesehatan melalui PT KPBSA.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pentingnya koperasi produsen susu untuk tidak hanya berhenti pada tahap pasteurisasi, tetapi naik kelas ke industri pengolahan susu bernilai tambah tinggi, termasuk produksi susu UHT. Hal ini dinilai krusial untuk melindungi peternak dari ketergantungan pada industri besar serta menghadapi dominasi produk susu impor.

“Saya tidak ingin lagi ada kejadian susu peternak tidak terserap industri, seperti yang pernah terjadi di daerah lain. Karena itu, pemerintah mendorong koperasi seperti KPBS untuk mengembangkan lini produksi pengolahan susu hingga UHT. Koperasi harus berdaulat di sektor produksi dan industri,” tegas Ferry.

Lebih lanjut, Ferry memastikan bahwa hasil produksi susu KPBS, baik pasteurisasi maupun UHT, akan diprioritaskan untuk dipasarkan melalui jaringan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Saya pastikan produk susu KPBS akan kami integrasikan dengan gerai-gerai Koperasi Desa Merah Putih. Produk koperasi harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. KDKMP akan menjadi kanal distribusi utama produk koperasi, termasuk susu KPBS,” ujar Ferry.

Menurutnya, integrasi antara koperasi produsen dengan koperasi distribusi desa merupakan kunci membangun rantai pasok yang kuat, efisien, dan berkeadilan. Skema ini juga akan memperkuat keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan susu yang aman, terstandar, dan tersertifikasi bagi anak-anak sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menyampaikan bahwa KPBS Pangalengan merupakan contoh ideal koperasi sektor riil yang berhasil memanfaatkan pembiayaan secara akuntabel dan berkelanjutan.

“KPBS Pangalengan telah membuktikan kinerjanya dengan pengembalian dana bergulir LPDB Koperasi secara lunas dan lancar. Ini menunjukkan bahwa pembiayaan koperasi, jika dikelola dengan tata kelola yang baik, mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan anggota,” jelas Krisdianto.

Ia menambahkan, LPDB Koperasi siap mendukung rencana pengembangan industri pengolahan susu KPBS, termasuk melalui kajian kelayakan, pendampingan, dan pembiayaan, sejalan dengan transformasi koperasi menuju sektor industri.

“Dengan total aset mencapai Rp173,5 miliar dan volume usaha sebesar Rp254,3 miliar, KPBS memiliki fondasi kuat untuk naik kelas. Apalagi koperasi ini telah berkontribusi langsung dalam penyediaan susu pasteurisasi untuk Program Makan Bergizi Gratis. Ini sejalan dengan visi LPDB Koperasi dalam mendorong koperasi yang produktif, mandiri, dan berdampak luas,” kata Krisdianto.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi bersama LPDB Koperasi berkomitmen untuk terus memperkuat koperasi produsen susu agar mampu bertransformasi menjadi pilar industri pangan nasional yang modern, berdaya saing, dan berpihak pada ekonomi rakyat.

Sementara itu, Ketua KPBS Pengalengan Aun Gunawan menyambut positif apa yang menjadi keinginan dan harapan Menteri Koperasi Ferry Juliantono terhadap perkembangan bisnis industri pengolahan susu KPBS Pengalengan.

Aun mengatakan, pengembangan bisnis khususnya untuk industri olahan susu jenis UHT harus memiliki perhitungan bisnis secara matang, dan melalui kajian yang menjadalam, sebab industri olahan susu memiliki tahapan yang harus saling terintegrasi, mulai dari peternakan susu, sistem atau teknologi pengolahan, packaging, hingga akses pasar produk itu sendiri.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Menteri Koperasi, saat ini kami menunggu arahan dari Pak Menteri lebih lanjut. Seperti apa regulasi yang akan dibuat oleh Kementerian untuk mendorong. Karena kalau bicara bergerak seperti apa adanya, kami tidak mampu. Jadi harus ada sentuhan pemerintah yang membuat regulasi untuk mempermudah,” jelas Aun. (adv)

Tags: Ferry JuliantonoKoperasi KPBS PangalenganMenteri KoperasiMitra LPDB

Berita Terkait.

pln
Ekonomi

Komut PLN EPI Tinjau SMART REGAS Tarakan, EAF Capai 99,81 Persen

Sabtu, 7 November 2026 - 12:12
gus
Ekonomi

Agus Projosasmito Borong Lagi 3,22 Juta Saham BRMS, Kepemilikan Jadi 18,39 Juta

Sabtu, 7 November 2026 - 11:11
medco
Ekonomi

MedcoEnergi Terbitkan Obligasi US$300 Juta, Jatuh Tempo 2032

Sabtu, 7 November 2026 - 10:20
livin'
Ekonomi

Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 19,6 Persen, Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 08:10
9 Startup Muda Terbaik Terpilih, Pertamuda 2026 Pertegas Komitmen Inovasi Pertamina
Ekonomi

9 Startup Muda Terbaik Terpilih, Pertamuda 2026 Pertegas Komitmen Inovasi Pertamina

Sabtu, 7 November 2026 - 00:36
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Ekonomi

Ketika Produksi Lokal Menjadi Bagian dari Perjalanan Wuling di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 23:05

OLAHRAGA

witan
Olahraga

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Editor Ali Rachman
Sabtu, 7 November 2026 - 09:35

INDOPOSCO.ID - Duel klasik penuh gengsi bakal mewarnai pekan kesembilan Super League 2026/2027 saat Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya di...

SelengkapnyaDetails
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3344 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.