• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pegadaian Berkolaborasi dengan Institusi Pasar Modal Untuk Rilis ETF Emas Syariah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 Desember 2025 - 12:00
in Ekonomi
pegadaian

PT Pegadaian, bersama dengan PT Bahana TCW Investment Management, PT Mandiri Sekuritas, Bank CIMB Niaga, Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait Exchange Traded Fund (ETF) Emas Syariah di Indonesia di Jakarta, Jumat (19/12/2025). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pegadaian, bersama dengan PT Bahana TCW Investment Management, PT Mandiri Sekuritas, Bank CIMB Niaga, Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait Exchange Traded Fund (ETF) Emas Syariah di Indonesia, bertempat di Jakarta, pada Jumat (19/12/2025).

Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan produk dan layanan investasi berbasis komoditas emas yang terintegrasi bagi masyarakat Indonesia.

BacaJuga:

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti menyambut positif inisiatif tersebut, terlebih saat ini emas menjadi primadona investasi lainnya karena memiliki risiko yang relatif rendah, namun mudah diakses baik secara fisik maupun digital.

“Kami menyambut positif inisiatif ini untuk terbentuknya ETF Emas Syariah di Indonesia. Tentunya Pegadaian berkomitmen untuk mendukung perluasan ekosistem emas di Indonesia melalui layanan Bank Emas yang saat ini dijalankan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, rantai layanan investasi emas yang terintegrasi akan terbentuk, mulai dari penyediaan emas, pengelolaan, penyimpanan yang terjamin oleh Pegadaian, serta dilengkapi dengan mekanisme perdagangan yang efisien di pasar modal.

ETF emas hadir sebagai instrumen investasi modern yang tidak hanya menawarkan kemudahan akses, likuiditas tinggi, dan transparansi harga, tetapi juga terintegrasi dengan sistem keuangan formal sehingga memberikan keleluasaan bagi investor untuk memiliki eksposur terhadap emas secara aman, efisien, dan terukur tanpa harus menyimpan fisik.

Produk ini sekaligus berperan strategis dalam memperkuat closed loop gold ecosystem di Indonesia, dengan memastikan setiap unit investasi didukung underlying emas fisik yang kredibel, tersertifikasi, dan tersimpan dalam kustodian terintegrasi. Di tengah momentum kenaikan harga emas global dan ketidakpastian ekonomi, ETF emas diharapkan mampu memperluas pilihan investasi masyarakat, serta mendukung pendalaman pasar keuangan nasional dan penguatan posisi Indonesia dalam industri emas modern yang inklusif dan berstandar internasional.

“Investor dapat memantau harga real-time selama jam bursa, dan memungkinkan memperoleh spread yang lebih kompetitif, kemudahan transaksi digital, serta pengelolaan profesional oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Pegadaian tentunya siap mendukung ETF Emas ini dari segi aspek teknis dan tata kelola perusahaan,” tambah Selfie.

PT Pegadaian terus memperkuat perannya dalam ekosistem emas nasional dengan menargetkan posisi pertama sebagai penyedia emas fisik (gold provider) sekaligus penyedia jasa penitipan emas (gold custodian) dalam pengembangan instrumen ETF emas di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan penguatan landasan regulasi melalui UU P2SK dan POJK 17/2024 yang mendorong pertumbuhan industri bullion secara lebih terstruktur, transparan, dan terintegrasi. Pegadaian menargetkan terciptanya ekosistem ETF emas yang berkelanjutan, mendukung peningkatan kedalaman pasar modal, serta memperkuat ketahanan pasokan emas nasional di masa mendatang.

Sebagai entitas dibawah naungan Danantara, PT Pegadaian dinilai memiliki pengalaman panjang dalam penyediaan dan pengelolaan emas, yang juga memiliki infrastruktur penyimpanan yang terstandarisasi internasional, sistem keamanan berlapis, serta jaringan operasi dan pasokan emas domestik yang luas. Kapabilitas tersebut menempatkan Pegadaian pada posisi yang tepat untuk menjadi pionir dalam rangka integrasi instrumen emas dengan ekosistem bursa.

Hingga 19 Desember 2025, Pegadaian mengukir capaian impresif dalam layanan Bank Emas dengan nilai transaksi perdagangan emas menembus Rp19,97 triliun. Angka positif ini juga diikuti oleh pembiayaan emas dengan omzet Rp1,076 triliun, serta pertumbuhan simpanan emas yang kini mencapai 2,1 ton dan Titipan Emas Korporasi sebesar 3 ton.

Pencapaian gemilang ini semakin bermakna karena berhasil diraih hanya dalam waktu singkat sejak peluncuran Layanan Bank Emas pada Februari 2025.

Hasil ini membuktikan respons pasar yang sangat positif terhadap komitmen dan kemampuan Pegadaian dalam menghadirkan layanan yang aman, terpercaya, dan kompetitif. (adv)

Tags: MoUpegadaiansaham

Berita Terkait.

jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7124 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.