• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Dua Satu

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 16 Desember 2025 - 08:00
in Disway
disway-kamis

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yang hebat dari NU: punya dua pengurus besar tapi keduanya berkantor di kantor yang sama. Di gedung sembilan lantai di Jalan Kramat Raya Jakarta –di bangun saat Gus Dur menjabat presiden Indonesia.

Dengan demikian istilah PBNU Kramat Raya dan PBNU Hotel Sultan tidak relevan lagi.

BacaJuga:

Dokter Icha

Bawah Tanah

Ganti Dolar

Selasa lalu, kubu Sultan rapat di lantai 8. Sementara kubu Yahya rapat di lantai 3. Kubu Sultan pun, dua hari lalu mengadakan rapat di lntai 4.

Tidak ada perebutan gedung. Tidak ada penyerbuan kantor. Maklum, dua kubu itu yang beda hanya ketua umum dan sekjennya. Rais Aam (jabatan tertinggi di NU) masih sama. Wakil-wakil rais aam masih sama. Wakil-wakil ketua pelaksana masih sama. Pengurus lainnya, semua masih sama.

Ketua Umum Yahya Staquf misalnya, tidak memecat pengurus yang hadir di rapat pleno yang melahirkan kubu Zulfa. Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa tidak memecat pengurus yang menghadiri undangan rapat Gus Yahya.

Maka, mungkin Disway akan mengubah sebutan untuk dua kubu itu: dari Kubu Kramat dan Kubu Sultan menjadi Kubu Yahya dan Kubu Zulfa.

Yahya Cholil Staquf adalah ketua umum PBNU hasil Muktamar di Lampung empat tahun lalu. Zulfa Mustofa adalah penjabat ketua umum PBNU hasil sidang pleno di Hotel Sultan Jakarta pekan lalu.

Sebenarnya Kubu Zulfa itu lebih tepat disebut Kubu Ipul. Itu sebutan untuk Saifullah Yusuf, sekjen PBNU hasil Muktamar Lampung yang dipecat oleh Gus Yahya. Gus Ipul kini menjabat menteri sosial di kabinet Prabowo Subianto.

Konon Gus Ipul-lah yang paling berseberangan dengan Yahya, sehingga pantas disebut Kubu Ipul.

Pemecatan Gus Ipul sebagai sekjen PBNU itu disetujui Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Sebenarnya perseteruan Yahya-Ipul itu agak mengherankan. Keduanya bersahabat sangat baik. Dalam waktu yang amat panjang.

Waktu Gus Ipul mendapat tugas sebagai menteri pembangunan daerah tertinggal, Gus Yahya menjadi staf khususnya. Saat Gus Yahya berjuang memenangkan jabatan ketua umum di Muktamar Lampung, Gus Ipul pendukung utamanya.

Uniknya, Gus Ipul tidak mau muncul di perpecahan terakhir ini. Ia tidak mau menjadi penjabat ketua umum. Jabatan itu dipercayakan kepada Zulfa Mustofa, yang sebelum itu menjabat wakil ketua umum.

Gus Ipul juga tidak tampak ingin kembali menjadi sekjen. Saat rapat pleno di Hotel Sultan jabatan sekjen dibiarkan kosong. Tapi ketika kubu Zulfa mengadakan rapat pleno di PBNU Kramat Raya, jabatan khatib aam diputuskan: diberikan kepada Prof Dr Mohammad Nuh –mantan mendikbud dan mantan Mmenkominfo. Jabatan lamanya di PBNU adalah salah satu rais syuriyah yang mendampingi Rais Aam Miftachul Akhyar.

Hubungan Miftachul Akhyar dan Mohammad Nuh memang sangat dekat: sama-sama Surabaya Timur. Hubungan Mohammad Nuh dengan Gus Ipul juga sangat dekat: sama-sama Jatim. Pun Prof Nuh adalah tim inti Gus Ipul di program Sekolah Rakyat yang jadi andalan Presiden Prabowo Subianto.

Maka kubu Zulfa ini sebenarnya juga tepat disebut ”Kubu Nuh” –mengingat peran sentralnya di pertikaian itu. Tapi satu kubu punya empat nama akan membingungkan. Lebih baik disebut Kubu Zulfa saja meski peran kiai kelahiran Banten ini hanya sebagai ”yang melaksanakan”.

Mungkin karena tetap di satu kantor maka perpecahan ini tidak meruncing. Statusnya ”hanya” runcing. Tidak saling tusuk. Masing-masing hanya sibuk di jalan yang beda. Kubu Yahya fokus di penanganan bencana –karena itulah tema sidang pleno terakhirnya.

Kubu Zulfa terus melakukan silaturahmi ke daerah-daerah. Setelah ke Banten di hari pertama, Kiai Zulfa kemarin ke Jawa Barat.

Tiga tokoh utama di kubu Zulfa memang dikenal punya kelebihan di bidang silaturahmi. Mirip salah satu kelebihan Gus Dur.

Silaturahmi sudah seperti roh dan napas dalam NU. Banyak persoalan rumit di NU bisa diselesaikan lewat silaturahmi. Kiai-kiai utama didatangi satu per satu. Minta sembur dan tidak lupa membawa suwur.

Di NU pasal-pasal AD/ART bisa kalah tinggi dengan silaturahmi. Maka pelanggaran AD/ART dalam penunjukan kiai Zulfa itu akan terehabilitasi lewat silaturahmi.

Dan itu hanya memerlukan waktu tiga bulan.

Berarti tiga bulan lagi akan ada Muktamar NU. Penyelenggaranya: PBNU Zulfa. Sah tidaknya muktamar itu bisa diselesaikan sekalian dalam misi silaturahmi tiga bulan ke depan.

Modal untuk muktamar nanti juga sudah bisa dikumpulkan dalam tiga bulan: modal suara. Dalam tiga bulan ke depan SK-SK pengurus cabang yang selama ini masih tertahan akan diterbitkan dengan tanda tangan Pj Ketua Umum Zulfa, Khatib Aam Moh. Nuh, dan Rais Aam Miftachul Akhyar.

Bagaimana kalau Kubu Yahya juga menyelenggarakan Muktamar tiga bulan mendatang?

Itu bisa terjadi. Ada dua Muktamar NU dalam waktu bersamaan. Semoga lokasinya pun juga di tempat yang sama –seperti dua kubu PBNU di satu kantor sekarang ini.

Acara hari pertama muktamar bisa diisi oleh kubu Yahya. Acara di hari kedua dari kubu Zulfa.

Baru acara di hari ketiga dijadikan satu: pemilihan rais aam dan ketua umum yang baru.

Begitu saja kok repot….(Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Dokter Icha

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bawah Tanah

Senin, 29 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Ganti Dolar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bobotoh Kuning

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Tiket Lungsuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Wani 2727

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1697 shares
    Share 679 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1728 shares
    Share 691 Tweet 432
Tuchel
Olahraga

Inggris vs RD Kongo: Tuchel Minta Publik Tak Tuntut Performa Memukau

Editor Laurens Dami
Rabu, 1 Juli 2026 - 22:06

INDOPOSCO.ID - Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel meminta publik tidak mengharapkan performa memukau saat timnya bersua Republik Demokratik Kongo di...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

Jadwal Piala Dunia: Inggris, Belgia dan AS Bertarung Rebut Tiket 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41
Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Hasil Piala Dunia : Hancurkan Swedia 3-0, Mbappe Sebut Perjuangan Prancis Baru Dimulai

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:11
Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Hasil Piala Dunia: Drama Badai hingga Kartu Merah Warnai Kemenangan Meksiko Atas Ekuador

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:14
Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:58
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.