• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Korban Bencana Terjepit, Pemerintah Diminta Turunkan Relaksasi Energi hingga Pajak Daerah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 8 Desember 2025 - 16:30
in Headline
WhatsApp Image 2025-12-08 at 14.28.10

Sejumlah petugas PLN mengatur muat barang berupa genset listrik berkapasitas 250 kVa untuk menyuplai kebutuhan listrik beberapa insfrastruktur vital di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (6/12/2025). Foto: Dokumen BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah kepungan lumpur dan rumah-rumah yang tinggal menyisakan jejak, masyarakat korban banjir di Sumatera kini menghadapi fase yang paling berat, yakni memulihkan hidup.

Bencana bukan hanya meruntuhkan dinding rumah dan merusak fasilitas umum, tetapi juga memutus sendi-sendi ekonomi keluarga. Pendapatan hilang, modal usaha lenyap terbawa arus, dan tidak sedikit keluarga kehilangan satu-satunya pencari nafkah.

BacaJuga:

Earthquake Death Toll in East Nusa Tenggara Rises to 14 as Thousands Evacuate

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Update Korban Gempa NTT, Gubernur: 5 Orang Dilaporkan Tewas di Sikka dan Manggarai

Di situasi inilah, kebutuhan akan insentif menyeluruh, baik fiskal maupun nonfiskal, menjadi tak terhindarkan. Kebijakan yang mampu mengembalikan daya beli masyarakat bukan lagi sekadar bantuan tambahan, tetapi penopang utama agar roda ekonomi kembali berputar.

Di tengah kondisi itu, muncul sorotan pada langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang memutuskan untuk menghapus kewajiban penggunaan barcode saat pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah bencana.

Keputusan ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk oleh pegiat perlindungan konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi.

Menurut Tulus, kebijakan tersebut bukan sekadar perubahan teknis, tetapi bentuk kehadiran negara yang memahami situasi lapangan.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, pembatasan dengan barcode bukan hanya menyulitkan, tapi bisa langsung memukul daya beli masyarakat. Kebijakan Menteri Bahlil saya nilai sangat tepat,” ujar Tulus melalui gawai, Senin (8/12/2025).

Namun, Tulus menekankan bahwa kebijakan ini seharusnya menjadi pintu pembuka, bukan satu-satunya langkah. Krisis yang dialami warga jauh lebih kompleks dari sekadar akses ke BBM. Ia menyebut perlunya keberanian lebih besar dari pemerintah dalam memberikan relaksasi biaya energi.

“Idealnya, korban bencana diberi keringanan yang nyata. Misalnya pembebasan atau setidaknya diskon tagihan listrik selama 3 sampai 6 bulan, serta bantuan gas elpiji 3 kilogram (kg) untuk kebutuhan harian. Kebijakan energi tidak boleh setengah-setengah,” ucapnya.

Tak hanya kementerian energi, Tulus mendorong kementerian lain bergerak dalam irama yang sama. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, misalnya, dinilai perlu memfasilitasi pembebasan atau pemotongan tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama beberapa bulan hingga masyarakat benar-benar pulih.

“Bahkan insentif fiskal lain seperti diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk periode 2026 sebagai langkah yang layak dipertimbangkan,” harapnya.

Sektor swasta pun tak luput dari perhatian. Menurut Tulus, krisis pascabencana adalah wilayah dimana solidaritas harus menggantikan hitung-hitungan bisnis semata.

“Leasing kendaraan seharusnya memberi penundaan cicilan bagi korban bencana. Bukan hanya motor, tapi juga mobil. Kalau perlu, pinjaman online pun direlaksasi dengan penghapusan bunga,” ungkapnya.

Selain itu, Tulus menyebut perusahaan telekomunikasi, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta, seharusnya ikut memberikan keringanan selama masa tanggap darurat, misalnya potongan tarif atau paket murah selama 3 hingga 6 bulan.

“Karena komunikasi adalah kebutuhan vital ketika masyarakat berjuang bangkit,” tambahnya.

Pada akhirnya, pemulihan pascabencana bukan sekadar memindahkan warga dari pengungsian atau membangun jembatan baru. Ini adalah soal memberi ruang bagi masyarakat untuk kembali berdiri, bekerja, dan bernafas tanpa beban tambahan yang justru dipicu oleh situasi darurat. (her)

Tags: Banjir SumateraBencana SumateraFKBIPajak DaerahRelaksasi Energitulus abadi

Berita Terkait.

Evakuasi
Headline

Earthquake Death Toll in East Nusa Tenggara Rises to 14 as Thousands Evacuate

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16
Pascagempa
Headline

Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16
Gempa-NTT
Headline

Update Korban Gempa NTT, Gubernur: 5 Orang Dilaporkan Tewas di Sikka dan Manggarai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:45
Pusat-Gempa-NTT
Headline

Update Gempa M 7,7 di NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:30
Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”
Headline

Prabowo Condemns Corruption in Free Nutritious Meals Program: “They Are Barbaric People!”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:41
Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!
Headline

Prabowo Kecam Korupsi Makan Bergizi Gratis: Mereka Orang Biadab!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:36

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3744 shares
    Share 1498 Tweet 936
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.