• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

APLSI Konsisten Kawal Transisi Energi Menuju Kemandirian Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 7 Desember 2025 - 12:00
in Ekonomi
APLSI

Suasana pelantikan kepengurusan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI)periode kerja 2025–2029 , di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Foto: Dokumen APLSI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah arus transisi energi yang makin deras, sektor swasta kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama masa depan kelistrikan Indonesia. Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), pada Jumat (5/12/2025), di Jakarta, secara resmi melantik jajaran Pengurus dan Komite Kerja periode 2025–2029, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di tubuh asosiasi IPP (mitra swasta PLN) nasional.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Nasional APLSI yang menetapkan Eka Satria sebagai Ketua Umum APLSI periode 2025–2029. Dengan dukungan lebih dari 30 anggota IPP dan non-IPP, APLSI kini menaungi kapasitas pembangkit mendekati 20 gigawatt (GW), setara dengan sekitar 50 persen kontribusi IPP non-PLN terhadap sistem kelistrikan nasional.

BacaJuga:

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Tak hanya itu, anggota APLSI mencerminkan seluruh spektrum bauran energi Indonesia, mulai dari gas, batu bara, panas bumi, hidro, biomassa, surya, hingga teknologi masa depan seperti battery storage dan interkoneksi. Status APLSI sebagai Anggota Luar Biasa KADIN Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai simpul strategis antara dunia usaha dan kebijakan nasional.

Dalam acara tersebut, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, Purnomo Yusgiantoro, memberikan apresiasi terhadap peran APLSI dalam menjaga tata kelola sektor energi. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara asosiasi, pemerintah, PLN, dan publik.

“Kami menilai kontribusi konstruktif APLSI sangat penting bagi stabilitas sektor energi ke depan,” kata Purnomo, dalam acara itu.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Eddy Soeparno menegaskan bahwa dunia usaha tak lagi sekadar pemain pendukung dalam agenda transisi energi nasional.

“Dunia usaha bukan hanya pemasok megawatt, tetapi motor transisi energi,” ucapnya.

Eddy berharap APLSI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya ambisius di atas kertas, tetapi juga realistis dan mampu diterapkan di lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum APLSI, Eka Satria, menilai Indonesia tengah berada di persimpangan penting transformasi energi. Dengan pertumbuhan konsumsi listrik yang terus meningkat dan potensi energi baru terbarukan yang diperkirakan melampaui 3.600 GW, peluang Indonesia dinilai sangat besar, tak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menembus pasar global.

“Kami menekankan potensi besar ini bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri, tetapi juga membuka peluang sebagai sumber devisa melalui ekspor energi hijau, yang pada gilirannya dapat mendorong investasi, pertumbuhan industri, dan penciptaan lapangan kerja,” ungkapnya.

Dalam kepemimpinannya, Eka menegaskan komitmen APLSI untuk terus mendukung langkah pemerintah dan PLN dalam menjaga kepastian investasi, memperkuat keandalan sistem kelistrikan, menjaga keterjangkauan tarif, serta memastikan transisi energi berjalan secara seimbang dan terukur. Optimalisasi seluruh bauran energi nasional including teknologi mutakhir seperti BESS, Waste to Energy (WtE), pengembangan SMR, hingga penerapan “Smart Grid” menjadi bagian dari agenda besar APLSI ke depan.

Pada kesempatan tersebut, APLSI juga menggandeng PwC untuk meluncurkan Kick-Off White Paper bertajuk “Indonesia Power Sector to Support Indonesia Emas 2045”. Peluncuran ini dihadiri para pemimpin industri serta pemangku kepentingan strategis sebagai bagian dari upaya menyiapkan peta jalan sektor ketenagalistrikan menuju masa depan.

Dengan struktur organisasi baru yang diperkuat oleh 10 Komite Energi Mix dan 7 Komite Fungsional, APLSI menata ulang mesin organisasinya untuk memperkuat advokasi kebijakan, meningkatkan iklim investasi, mengakselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, mendorong ESG dan pasar karbon, hingga memperkuat kapasitas anggota serta Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“APLSI optimistis peran sektor swasta akan semakin besar dalam mewujudkan sistem energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan, serta mendorong kemandirian energi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Eka, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Medco Power Indonesia.

Dari ruang rapat hingga jaringan transmisi, dari kebijakan hingga inovasi teknologi, APLSI menatap 2045 dengan satu keyakinan, yakni kemandirian energi adalah fondasi Indonesia menjadi bangsa besar. (her)

Tags: APLSIAsosiasi Produsen Listrik Swasta IndonesiaEka SatriaTransisi Energi

Berita Terkait.

Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28
Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09
Penumpang-Pesawat
Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.