• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sektor Keuangan Indonesia Siap “Level Up”, Ini Pesan Kunci dari Kemenkeu

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 4 Desember 2025 - 19:13
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-12-04 at 18.31.00

Ilustrasi tumpukan rupiah menjadi pengingat bahwa kekuatan ekonomi Indonesia bertumpu pada sektor keuangan yang sehat, sebuah fondasi yang kini tengah diperdalam oleh pemerintah. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika ekonomi global yang bergerak cepat dan tak jarang tak terduga, Indonesia kembali menegaskan ambisinya untuk tampil sebagai kekuatan stabil di kawasan. Semangat itu bergema kuat dalam Forum Deepening Sektor Keuangan yang digelar di Yogyakarta, sebuah pertemuan penting yang mempertemukan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama pelaku usaha hingga akademisi.

Dalam forum tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kemenkeu, Masyita Crystallin, menegaskan bahwa pendalaman dan penguatan sektor keuangan bukan hanya agenda teknokratis, melainkan fondasi strategis untuk mengamankan masa depan ekonomi nasional.

BacaJuga:

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

Masyita memulai paparannya dengan melihat jauh ke luar negeri, membingkai posisi Indonesia di tengah lanskap global yang sedang bertransformasi cepat, dari revolusi teknologi, perubahan kebijakan fiskal banyak negara, hingga dinamika kolaborasi internasional yang makin kompleks.

“Dalam lanskap global yang semakin beragam dan dinamis ini, Indonesia memiliki kesempatan untuk tampil sebagai emerging stabilizer di kawasan, dengan memperkuat fondasi fiskal dan sektor keuangan agar semakin kredibel, terkoordinasi, dan responsif,” ujar Masyita, Kamis (4/12/2025).

Setelah menempatkan konteks global tersebut, Masyita mengarahkan diskusi pada kondisi domestik yang menunjukkan performa menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 bertahan di kisaran 5 persen di tengah situasi global yang keras, ditopang konsumsi rumah tangga yang tangguh, investasi yang menguat, serta ekspor yang terjaga. Seluruh sektor utama, mulai dari manufaktur hingga transportasi, turut mencatatkan kinerja positif.

“Kinerja ini menunjukkan ketangguhan dan kemampuan adaptasi ekonomi Indonesia, fondasi pertumbuhan yang bertumpu pada konsumsi, investasi, dan ekspor memberi ruang bagi kita untuk terus memperkuat kebijakan yang mendorong produktivitas,” imbuhnya.

Menurut Masyita, tahap berikutnya yang tak kalah penting adalah memastikan investasi berkembang bukan hanya secara kuantitatif, tetapi juga berkualitas. Di sinilah sektor keuangan memegang peran krusial, harus makin dalam, inklusif, dan efisien agar pembiayaan dapat mengalir ke sektor-sektor strategis seperti hilirisasi sumber daya alam, energi terbarukan, manufaktur berteknologi, infrastruktur digital, dan ketahanan pangan.

“Penguatan investasi dan pendalaman sektor keuangan harus berjalan beriringan; investasi yang produktif membutuhkan sektor keuangan yang sehat, dalam, dan terpercaya agar benar-benar mendorong transformasi Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi,” tegasnya.

Forum tersebut kemudian menggali lebih dalam mengenai struktur sektor keuangan Indonesia. Dominasi perbankan yang masih sangat besar di satu sisi menunjukkan stabilitas, tetapi di sisi lain mengungkap ruang luas yang belum tergarap oleh pasar modal serta industri keuangan nonbank (IKNB) seperti asuransi dan dana pensiun.

“Kondisi ini dipandang sebagai peluang strategis untuk memperluas sumber pembiayaan jangka panjang,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi lintas institusi, forum ini menegaskan optimisme bahwa Indonesia sedang berada di jalur yang tepat, asal terus berani memperdalam, memperkuat, dan memperluas ekosistem keuangannya. Langkah-langkah itu bukan hanya untuk menjaga stabilitas saat ini, tetapi juga untuk memastikan negeri ini mampu melompat menuju masa depan ekonomi yang lebih kokoh. (her)

Tags: BIKemenkeuLPSOJK

Berita Terkait.

budi
Ekonomi

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08
said
Ekonomi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:17
bc2
Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 17:07
bc
Ekonomi

Waspada Modus Penipuan Ini, Pelaku Ubah Data pada Dokumen Asli Bea Cukai

Senin, 22 Juni 2026 - 16:06
sai
Ekonomi

PLB di Gorontalo Dorong Efisiensi Distribusi dan Bangun Ekonomi Kawasan Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 14:24
tempe
Ekonomi

Dari Sukabumi ke Dunia: Tempe Azaki Tembus 12 Negara, Bukti Pangan Lokal Indonesia Mendunia

Senin, 22 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7148 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.