• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lonjakan Kebutuhan Energi dan Peluang Kolaborasi LNG, CNG dan Bioenergi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 2 Desember 2025 - 12:06
in Ekonomi
Rakhmad-Dewanto

Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto, memaparkan peluang kolaborasi pengembangan fasilitas LNG, CNG, bioenergi, serta penyimpanan BBM dalam Plenary Market Sounding Session 1: Power Business Opportunity in Indonesia pada ajang Electricity Connect 2025, yang digelar Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), pada 19-21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) membuka peluang kolaborasi dengan pelaku bisnis dalam penggunqan bersama fasilitas Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair, Compressed Natural Gas (CNG) atau gas alam terkompresi), Bioenergi, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto dalam Plenary Market Sounding Session 1: Power Business Opportunity in Indonesia, bagian dari rangkaian Electricity Connect 2025 yang digelar Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), pada 19-21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

BacaJuga:

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

‎Rakhmad memaparkan PLN EPI sebagai satu-satunya pintu pengadaan energi primer untuk PLN Group berhasil mengelola pasokan energi primer untuk PLN yang meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir.

“Batu bara berkembang dari 74 juta ton pada 2023 menjadi hampir 100 juta ton tahun ini. Untuk gas, Kami mengelola sekitar 1,2 miliar standar kaki kubik per hari di tahun 2023 dan tahun depan berpotensi mencapai 1,4 miliar standar kaki kubik per hari termasuk 104 kargo LNG,” jelasnya.
‎
Selain batu bara dan gas, PLN EPI juga mengembangkan energi bersih.

“Produk baru yang tumbuh cepat adalah bioenergi. Tahun ini pasokan kita mencapai hampir 2,6 juta ton bioenergi, dan tahun depan harapannya bisa mendekati 3,7 juta ton,” tambahnya.

Ditinjau dari permintaan, kebutuhan energi nasional diperkirakan tumbuh sekitar 2 persen per tahun hingga 2035. Sektor ketenagalistrikan menjadi pendorong terbesar dengan proyeksi pertumbuhan rata-rata 5,3 persen per tahun, didorong elektrifikasi dan melonjaknya kebutuhan listrik dari pusat data, kawasan industri, hingga kendaraan listrik. Meski energi baru terbarukan akan meningkat drastis, gas dan batu bara tetap memegang peran dominan dalam bauran energi pembangkitan hingga satu dekade mendatang.

“Gas akan tumbuh rata rata 4-6 persen per tahun dan bioenergi tumbuh rata-rata 15-17 persen per tahun. Semua energi primer di kelustrikan naik kecuali minyak,” kata Rakhmad.
‎
Sejalan dengan proyeksi tersebut, PLN EPI membuka peluang bisnis bagi investor dan mitra industri. Pada sektor BBM, kapasitas tangki milik PLN Group mencapai 800 ribu kilo liter di seluruh Indonesia namun hanya terutilisasi sekitar 45 persen dan diharapkan akan turun terus dengan program de-dieselisasi dan gasifikasi.

“Kami menawarkan skema kerja sama untuk pemanfaatan kapasitas tangki yang idle, baik untuk kebutuhan industri maupun trading,” terangnya.‎

‎Peluang berikutnya adalah penggunaan bersama infrastruktur gas. PLN EPI saat ini sedang membangun jaringan midstream LNG di klaster Nias, Sulawesi–Maluku, Nusa Tenggara, hingga Papua Utara. Infrastruktur ini dirancang untuk menurunkan biaya midstream, menciptakan virtual pipeline gas, dan membuka pasar bagi industri serta komersial di luar Jawa.

“Kami terbuka apabila ada pengguna lain yang akan bersama memanfaatkan fasilitas sehingga biaya midstream yang murah dapat dinikmati bersama sekaligus menciptakan pasar baru pengguna gas untuk mendukung ketahanan energi nasional,” jelasnya.

‎‎Selain LNG, kapasitas CNG plant milik PLN Grup di Tambak Lorok, Gresik, Grati, dan Muara Tawar memiliki potensi utilisasi lebih dari 60 Billion British Thermal Units per Day (BBTUD) namun belum termanfaatkan optimal.

“Dengan fleksibilitas alokasi gas dari pemerintah, kapasitas idle ini bisa dibuka untuk sektor industri dan komersial sehingga produsen hulu migas dapat meningkatkan produksi nya dan pengguna bisa mendapatkan gas yang lebih efisien,” tegas Rakhmad.

Pada sektor bioenergi, PLN EPI mencatat potensi bioenergi nasional mencapai 83 juta ton per tahun dengan utilisasi aktual sekitar 20 juta ton. Untuk itu, PLN EPI mengembangkan ekosistem biomassa bersama mitra yang mencakup fasilitas produksi dan transportasi untuk mengagregasi pasokan baik untuk kebutuhan cofiring PLN sekaligus membuka pasar non-PLN termasuk ekspor.

“Kebutuhan PLN hanya 10 juta ton. Artinya, peluang bisnis bioenergi di luar PLN masih sangat besar,” ujarnya.
‎
Di sisi pendanaan, PLN EPI memperkirakan kebutuhan pendanaan sebesar Rp 16–18 triliun pada periode 2025-2030 yang mencakup modal kerja dan belanja investasi yang bisa berbentuk berbagai skema pendanaan seperti project financing, structured leasing, supplier financing, atau trade financing.

“Kami siap berdiskusi dengan mitra bisnis potensial termasuk institusi keuangan agar pasokan energi primer berjalan tidak hanya andal, tetapi juga kompetitif dan berkelanjutan,” tutup Rakhmad.

Diskusi panel ini dimoderatori oleh Chairani Rachmatullah (Direktur Utama PLN Enjiniring) dan turut hadir sebagai pembicara Bernadus Sudarmanta (Direktur Utama PLN Indonesia Power), Dwi Hartono (Direktur Pengembangan Bisnis and Niaga PLN Nusantara Power), Feby Joko Priharto (Direktur Utama PLN Nusa Daya), Susiana Mutia (Direktur Utama PLN Electricity Services) dan Joice Lanny Wantania (Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus). (rmn)

Tags: BioenergiCNGElectricity ConnectLNGpln epi

Berita Terkait.

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi
Ekonomi

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi

Sabtu, 19 September 2026 - 14:05
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

Jumat, 18 September 2026 - 13:35
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Jumat, 18 September 2026 - 13:25
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Jumat, 18 September 2026 - 12:07
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Ekonomi

Gran Max dan LCGC Jadi Penopang Penjualan Daihatsu pada Agustus 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:53
Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Ekonomi

Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Tepung Terigu dan VCO

Jumat, 18 September 2026 - 11:42

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5532 shares
    Share 2213 Tweet 1383
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.