• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dari QRIS hingga AI, Langkah Berani Indonesia Menguasai Ekonomi Digital Asia

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 1 Desember 2025 - 15:52
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.34.08

Ilustrasi - Pengguna memindai kode QRIS di salah satu merchant. Lonjakan transaksi QRIS hingga 148 persen sepanjang tahun ini menunjukkan pesatnya adopsi pembayaran digital di Indonesia. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah percepatan teknologi global, Indonesia menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan digital paling dinamis di Asia. Pemerintah memastikan bahwa transformasi digital bukan sekadar jargon, tetapi strategi memperkuat fondasi ekonomi dan meningkatkan peran Indonesia di panggung internasional, termasuk melalui proses aksesi menuju keanggotaan penuh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).

Keselarasan sebagian besar regulasi nasional dengan standar OECD membuat Indonesia semakin siap mengoptimalkan panduan organisasi tersebut, terutama di bidang keuangan digital dan kecerdasan buatan.

BacaJuga:

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Hal ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) hampir USD100 miliar pada 2025, didorong oleh ekspansi e-commerce. Transaksi pembayaran digital pun diperkirakan meningkat 27 persen menjadi USD538 miliar, bahkan berpotensi menembus USD1 triliun pada 2030.

Dalam forum “OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025” yang berlangsung virtual dari Bali, Senin (1/12/2025), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan urgensi kerja sama lintas negara.

“Di tingkat regional, Indonesia mendorong integrasi digital melalui ASEAN DEFA, yang diproyeksikan akan menciptakan ekonomi digital regional senilai USD2 triliun pada 2030. Negosiasi telah mencapai kemajuan substansial dan ditargetkan selesai di awal 2026 pada Keketuaan Filipina, dengan penandatanganan resmi di akhir tahun tersebut,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menyinggung langkah maju dalam hubungan digital Indonesia–Eropa. “Indonesia juga telah menyelesaikan ketentuan perdagangan digital di bawah IEU-CEPA, yang membuka peluang baru untuk meningkatkan daya saing dan penciptaan lapangan kerja,” sambungnya.

QRIS menjadi salah satu fondasi inklusi digital yang paling menonjol, mencatat pertumbuhan transaksi 148% secara tahunan, melayani 39 juta merchant dan 58 juta pengguna. Capaian ini menunjukkan pergeseran besar perilaku pembayaran masyarakat.

Menyambut peluncuran laporan baru OECD terkait regulasi AI di sektor keuangan, Airlangga menyampaikan apresiasinya.

“Untuk itu, saya dengan hangat menyambut seluruh peserta OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 di Bali dan mengucapkan selamat kepada OECD atas peluncuran ‘Regulation of AI in Finance in Asia Report’. Saya berharap forum ini memperkuat kolaborasi global dan regional di bidang keuangan digital dan AI, serta berkontribusi pada agenda strategis OECD,” ungkapnya.

Indonesia memperkuat pondasi kecerdasan buatan melalui konsep 4C—connectivity, computing capacity, context, dan competence. Upaya dilakukan lewat perluasan jaringan serat optik, insentif untuk pusat data domestik, pengembangan AI lokal seperti Sahabat-AI, serta peningkatan kompetensi talenta digital melalui pelatihan dan kolaborasi global.

Investasi swasta di sektor AI menunjukkan tren positif, mencapai USD91 juta sejak akhir 2024 hingga pertengahan 2025. Lebih dari 56 persen pekerja pun percaya AI akan mendorong produktivitas, menempatkan Indonesia sebagai pasar AI potensial terbesar keempat di Asia.

Peran sektor keuangan dianggap vital dalam mengakselerasi inklusi digital. “Selain itu, sektor keuangan juga harus berinovasi. Aplikasi AI skala kecil dapat memperluas akses ke perbankan digital, keuangan mikro, dan perangkat pendukung pembuatan keputusan UKM,” tambahnya.

Dengan arah kebijakan yang semakin jelas dan dukungan teknologi yang terus berkembang, Indonesia menatap masa depan ekonomi digital yang bukan hanya tangguh, namun juga inklusif dan berdaya saing tinggi, membuka peluang baru bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk tumbuh bersama dalam lanskap ekonomi baru. (her)

Tags: Airlangga HartartoMenko Perekonomianoecd

Berita Terkait.

jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.