• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PetroChina Dorong Kebangkitan Kopi Liberika dan UMKM di Tanjung Jabung Barat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 29 November 2025 - 10:02
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.34.36 (1)

Corporate Social Responsibility & Community Development Supervisor PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) Ahmad Ramadlan (kanan). Foto: Dokumen PCJL

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengembangan kopi Liberika di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan hasil positif setelah delapan tahun pendampingan intensif yang dilakukan PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Sejak Gerai Kopi Liberika atau Gerai Mekar Jaya didirikan pada 30 Oktober 2017, program ini telah berperan signifikan dalam mengangkat kembali varietas kopi endemik Jambi sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.

BacaJuga:

Bea Cukai Bangun Kemitraan dengan Eksportir, Optimalkan Fasilitas KITE

Lebih Bersih, Lebih Hemat, Lebih Aman: Keunggulan Teknis BBG untuk Kendaraan

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Pendampingan PetroChina dimulai pada 2015-2017 dengan fokus pada peningkatan kualitas pascapanen, pengendalian penyakit akar putih, serta penerapan metode budidaya berkelanjutan. Meski produksi kopi Liberika lebih rendah dibanding Arabika atau Robusta, varietas ini mempunyai keunikan tersendiri yang menjadikannya komoditas bernilai tinggi.

Kecamatan Betara yang menjadi sentra Liberika juga telah memperoleh sertifikat Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), memperkuat posisi kopi Liberika sebagai aset lokal khas daerah.

Melihat besarnya potensi komoditas tersebut, PetroChina mendirikan Gerai Mekar Jaya sebagai pusat edukasi, hilirisasi produk, serta pemberdayaan UMKM. Produk yang dijajakan seluruhnya berasal dari pengrajin kopi lokal, termasuk Paristo, Liberika Café Aji, Kopi Mekar, Soma, MPL, dan MPG. Gerai ini kini menjadi salah satu titik penting dalam memperkenalkan Liberika kepada masyarakat luas sekaligus menjadi ruang berkumpul komunitas dan pengembangan ekowisata.

CSR & Comdev Supervisor PCJL, Ahmad Ramadlan, menegaskan program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang.

“Liberika ini bukan sekadar komoditas, tapi identitas daerah. Tantangan kami adalah membantu masyarakat menjaga keberlanjutannya. Karena itu, kami tidak hanya membangun gerai, tetapi membangun kapasitas petani dan UMKM lokal agar mereka mandiri, naik kelas, dan terus berinovasi dari hulu ke hilir,” katanya dalam kegiatan Kunjungan Lapangan Media SKK Migas-KKKS di Tanjung Jabung Barat, Rabu (26/11/2025).

Gerai Mekar Jaya telah berkembang menjadi ruang kreatif masyarakat, mulai dari kegiatan musik, seni, hingga program pelatihan barista dan peningkatan kualitas pengolahan kopi. Meskipun pendapatan harian gerai berfluktuasi, dampaknya terhadap perekonomian masyarakat terbukti nyata melalui tumbuhnya aktivitas ekonomi turunan.

Pengelola UMKM Gerai Mekar Jaya, Harihadi, menyampaikan bahwa pembinaan PetroChina membawa perubahan yang sangat berarti.

“Dulu kami hanya menjual green bean tanpa tahu cara mengolah dan memasarkan. Sekarang anak-anak muda bisa menjadi barista, UMKM punya produk sendiri, dan gerai ini menjadi pusat kegiatan masyarakat. Dampaknya terasa langsung pada ekonomi keluarga kami,” jelasnya.

Meningkatnya permintaan konsumen turut mendorong harga green bean Liberika hingga sekitar Rp85.000 per kilogram. Meski sebagian petani beralih ke komoditas lain, pasar Liberika tetap terbuka lebar berkat karakteristik rasa yang unik dan minimnya pesaing di tingkat nasional. Bahkan, permintaan dari Malaysia dan Singapura mulai masuk untuk pasokan Liberika Betara.

Ke depan, PetroChina bersama UMKM dan pemerintah daerah akan terus memperkuat edukasi kopi, pengembangan ekowisata, serta aktivitas kreatif sebagai strategi menjaga keberlanjutan industri Liberika. Kolaborasi yang makin solid diharapkan dapat menjadikan Liberika Jambi sebagai komoditas unggulan yang mendorong ekonomi lokal sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda Tanjung Jabung Barat.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Heru Setyadi mengatakan, kontribusi industri hulu migas tidak hanya tercermin dari produksi energi yang menjaga ketahanan nasional, tetapi juga dari berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendorong ekonomi lokal tumbuh secara berkelanjutan.

“Inisiatif PetroChina dalam mengembangkan kopi Liberika dan UMKM di Tanjung Jabung Barat adalah contoh nyata bagaimana kegiatan hulu migas dapat memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat. Ketika kapasitas petani meningkat, UMKM naik kelas, dan ekosistem kreatif tumbuh, maka manfaat ekonomi yang tercipta akan mengalir hingga tingkat nasional,” ucapnya.(rmn)

Tags: Kopi LiberikaPCJLPetroChinaTanjung Jabung BaratUMKM

Berita Terkait.

Diskusi
Ekonomi

Bea Cukai Bangun Kemitraan dengan Eksportir, Optimalkan Fasilitas KITE

Jumat, 24 April 2026 - 11:21
Perwira
Ekonomi

Lebih Bersih, Lebih Hemat, Lebih Aman: Keunggulan Teknis BBG untuk Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 10:30
Agus-H.-Widodo
Ekonomi

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 08:18
SBN
Ekonomi

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Jumat, 24 April 2026 - 03:37
Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling-PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1332 shares
    Share 533 Tweet 333
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.