• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Refleksi Hari Guru: Matematika Ambruk, Prabowo dan Mendikdasmen Dinilai Lempar Tanggung Jawab

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 25 November 2025 - 13:09
in Nasional
MENDISMEN

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyempatkan diri 'mengajar' di SMP N 1 Komodo, NTT. Foto: Dok Humas Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Refleksi Hari Guru Nasional tahun 2025 dihadapkan pada fakta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan nilai matematika secara nasional ternyata jeblok. Hal itu tidak mengejutkan sama sekali. Sebab, hasil assessment tahun-tahun sebelumnya menunjukkan data sama.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) sepakat dengan pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bahwa yang salah bukanlah murid. Namun, pernyataannya terkesan menyalahkan guru karena menyoroti soal cara mengajar guru matematika masih buruk.

BacaJuga:

Timwas Haji DPR: Jangan Kambinghitamkan KBIHU dalam Persoalan Haji 2026

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Pernyataan menyalahkan guru, juga pernah disampaikan Presiden Prabowo saat mengunjungi SMPN 4 Kota Bekasi, (17/11/2025). Menurut Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji, pernyataan itu jelas lempar tanggung jawab dan menyalahkan pihak lain.

Menurutnya, bila nilai murid buruk terjadi di satu sekolah, masalah itu bisa dialamatkan ke guru di sekolah tersebut. Namun, ketika kondisi kompetensi buruk dan nilai matematika jelek terjadi secara masif di seluruh Indonesia. Maka jelas merupakan indikator kegagalan sistemik.

“Ketika nilai matematika ambruk secara nasional, masalahnya bukan di ruang kelas, melainkan di ruang perumusan kebijakan. Ini adalah bukti kegagalan sistem, bukan kegagalan guru,” kata Ubaid Matraji dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Negara dinilainya terus-menerus mengabaikan akar persoalan yang membelit dunia keguruan. Pertama, sistem kasta guru yang merusak. Diskriminasi struktural antara guru ASN dan honorer, serta antara guru negeri dan swasta, merupakan kebijakan memecah belah dan melemahkan martabat profesi guru.

“Bagaimana mungkin mutu pendidikan merata, jika guru sendiri diperlakukan secara tidak adil? Sistem kasta ini adalah penghinaan dan penghambat utama peningkatan kualitas,” ucap Ubaid.

Kedua, kampus-kampus keguruan yang merupakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berperan sebagai pencetak guru, terbukti gagal menghasilkan tenaga pendidik yang kompeten. Negara membiarkan “pabrik” ini rusak, tetapi justru menyalahkan “produk-produknya”.

“Menyalahkan guru yang dihasilkan LPTK yang bobrok adalah kemunafikan. Tanpa reformasi total LPTK, krisis kualitas guru akan menjadi warisan abadi,” kritik Ubaid.

Ketiga, pengembangan kapasitas yang semu dan tidak berkelanjutan. Guru dituntut untuk menjadi profesional, namun negara tidak menyiapkan sistem dan menyediakan ekosistem pengembangan profesional yang sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. (dan)

Tags: hari guru nasionalMendikdasmenPrabowo Subianto

Berita Terkait.

haji
Nasional

Timwas Haji DPR: Jangan Kambinghitamkan KBIHU dalam Persoalan Haji 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 07:07
np
Nasional

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 02:02
lalu
Nasional

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:23
ryacudu
Nasional

Kemhan Gelar Upacara Penghormatan dan Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Senin

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02
polkam
Nasional

Menko Polkam Ingatkan Calon Birokrat Soal Tantangan Geopolitik hingga Kebocoran Negara

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:11
bowo
Nasional

Dino Patti Djalal Usul Prabowo Andalkan Video Call untuk Kurangi Kunker, Singgung Presiden Meksiko

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:18

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.