INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan, pentingnya peran dunia pendidikan dalam memitigasi bencana alam melalui peningkatan literasi dan pelatihan tanggap darurat di lingkungan sekolah.
Langkah itu dinilai krusial untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini, mengingat sebagian besar wilayah Indonesia berada di kawasan rawan bencana alam.
“Kawasan pendidikan yang berisiko tinggi (bencana), seharusnya memiliki sistem mitigasi yang baik, infrastruktur yang baik,” kata Pranata Humas Ahli Muda Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Rusnadi Suyatman Putra dalam seminar nasional bertajuk “Strategi Komunikasi Krisis di Lingkungan Pendidikan dalam Menghadapi Bencana Alam” di Hotel Ambhara Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Seminar nasional itu diinisiasi oleh kantor media massa INDOPOSCO berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), sebagai langkah konkret meningkatkan kesadaran publik serta kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam yang kian meningkat.
Rusnadi menegaskan, peran utama lembaga pendidikan adalah menciptakan budaya sadar bencana. Walaupun keberadaan bencana tidak mungkin dihindari, potensi risikonya dapat terus ditekan.
“Peran dari institusi pendidikan adalah membangun budaya tangguh bencana. Nah, jadi bencana itu sebenarnya tidak bisa dihilangkan, tapi bisa dikurangi atau diminimalisir,” ucap Rusnadi.
“Bagaimana merancang, membangunan sekolah, pendidikan, bangunan kampus yang lebih tahan bencana gempa, infrastruktur err banjir bisa sistem irigasinya bagus,” tambahnya.
Ia menambahkan, bahwa kampus rutin memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana setiap tanggal 26 April, salah satunya melalui penyelenggaraan simulasi evakuasi gempa di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.
“Jalurnya seperti apa, kalau ada gempa posisinya seperti apa. Nah, terutama yang di lantai atas. Itu kan (mungkin-red) tidak sempat lari ke bawah. Nah, dia mungkin bisa berlindung di bawahmeja atau mengangkat kursi untuk melindungi kepala. Nah, itu perlu dilatih,” imbuh Rusnadi. (dan)


















