INDOPOSCO.ID – Di balik melimpahnya hasil tangkapan laut yang tersaji di meja makan, ada keringat dan perjuangan berat para awak kapal perikanan (ABK) yang bertaruh nyawa di tengah samudra. Menyadari besarnya risiko tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak memastikan para pejuang laut ini mendapatkan hak dan perlindungan yang layak saat melaut.
Melalui aksi nyata di Pelabuhan Benoa, Bali, KKP menggelar uji coba inspeksi bersama aspek ketenagakerjaan di atas kapal-kapal perikanan. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan, yang telah diratifikasi oleh Presiden Prabowo melalui Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026.
Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Mochamad Idnillah, menegaskan bahwa keselamatan serta kesejahteraan manusia di atas kapal harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar dokumen atau jumlah ikan yang ditangkap.
”Ketika sebuah kapal perikanan berlayar, perhatian kita tidak boleh hanya tertuju pada kesiapan kapalnya, kelengkapan dokumennya, atau hasil tangkapannya. Kita juga harus memastikan bahwa orang-orang yang bekerja di atas kapal berada dalam kondisi yang aman, layak, dan hak-haknya terlindungi,” ujar Idnillah di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Inspeksi yang melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan, dinas terkait di Provinsi Bali, serta Destructive Fishing Watch Indonesia ini menyisir langsung kondisi kapal, pemahaman ABK terkait perjanjian kerja, hingga sistem keselamatan kerja. Temuan di lapangan seperti masalah pengupahan dan pemahaman kerja langsung ditindaklanjuti agar pemilik kapal melakukan perbaikan demi keselamatan para pekerja.
Langkah humanis ini menjadi angin segar bagi para ABK yang rentan menghadapi permasalahan kerja di laut lepas. Seperti yang disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, keberhasilan sektor perikanan tidak hanya diukur dari melimpahnya hasil laut, tetapi juga dari seberapa besar negara hadir memuliakan dan melindungi para pelautnya.(dar)























