INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meninjau situasi ekosistem pendidikan bagi ratusan siswa terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Kemendikdasmen berupaya memastikan proses pembelajaran tetap terlaksana dengan aman dan nyaman pascaerupsi Gunung Semeru. Dengan memindahkan para murid ke sekolah terdekat dan mendirikan tenda kelas darurat.
“Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan proses pembelajaran serta pemulihan mental dan psikososial untuk para korban dampak erupsi Gunung Semeru,” ujar Sekretaris Jenderal, Suharti dalam keterangan, Selasa (25/11/2025).
Ia menyebut, selain mendirikan tenda kelas darurat, Kemendikdasmen juga memberikan 550 paket perlengkapan belajar siswa, 200 paket perlengkapan darurat keluarga. Lalu juga sejumlah buku paket, buku bacaan, dan bantuan operasional tanggap darurat.
Ia mengatakan, rencananya Kemendikdasmen akan merevitalisasi sekolah terdampak erupsi Gunung Semeru. Namun, pelaksanaan revitalisasi tersebut menunggu status sekolah yang saat ini masih tahap pengecekan pasca terjadinya erupsi.
Ia juga memastikan keberlanjutan pendidikan pascabencana dengan bekerja sama sejumlah pihak terkait dalam proses rehabilitasi dan penyelenggaraan kelas darurat. Beberapa organisasi kemanusiaan turut mendukung dengan menyediakan bantuan psikososial dan distribusi perlengkapan belajar.
“Kami akan terus mengawal pendidikan bagi anak-anak terdampak dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung pemulihan jangka panjang pascabencana,” ujar Suharti. (nas)











