• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Ada Lagi Diskriminasi, Menag Reformasi Dunia Pendidikan Keagamaan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 24 November 2025 - 02:20
in Nasional
umar

Menteri Agama, Nasaruddin Umar memberikan keterangan pers di halaman Kantor Kemenag, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) kini sedang memasuki fase transformasi besar pada sektor pendidikan keagamaan. Hal itu disampaikan ketika ia membeberkan sejumlah capaian dan masalah krusial yang sedang dikejar penyelesaiannya, termasuk peningkatan program pendidikan dan perbaikan kesejahteraan guru.

Nasaruddin menyebut adanya lonjakan signifikan dalam pengembangan Program Penguatan Kompetensi (PPK). Selama bertahun-tahun, peningkatan program ini disebut hanya berkisar di angka 20 hingga 30 persen. Namun pada periode kepemimpinannya, angka tersebut melonjak drastis menjadi 700 persen.

BacaJuga:

Wamendiktisaintek: Kenalin Potensi Diri Siap Hadapi Persaingan Global

Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka

Unpad Open Golf Tournament 2026 Jadi Ajang Silaturahmi & Kontribusi Pendidikan

“Pengembangan PPK itu naik 700 persen. Sebelumnya hanya naik 20–30 persen. Tahun ini, pada periode kita, naik menjadi 700 persen,” kata Nasaruddin kepada awak media acara Bersepeda Onthel Bersama Guru Lintas Iman yang digelar di halaman Kantor Kemenag, Jakarta dalam rangka Semarak Hari Guru Nasional, Minggu (23/11/2025).

Tidak hanya itu, Nasaruddin juga menyoroti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang selama ini dianggap kurang merata karena mayoritas hanya menyasar guru-guru beragama Islam. Pada periode ini, Kemenag memperluas cakupan penerima sehingga guru dari berbagai agama bisa merasakan manfaat yang sama.

“Selama ini PPG hanya untuk guru-guru beragama Islam. Sekarang kita berikan juga kepada guru Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Semua kita bagikan, tidak ada diskriminasi. Dan inilah wajah Kementerian Agama sekarang,” ujarnya.

Nasaruddin juga mengakui bahwa masih terdapat guru madrasah, khususnya di tingkat sekolah dasar, yang menerima gaji sangat rendah, bahkan hanya Rp50 ribu hingga Rp300 ribu per bulan. Menurutnya, kondisi ini memang masih terjadi, tetapi pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah untuk memperbaikinya.

“Seperti itu masih ada. Tapi kalau kita bandingkan dengan sebelumnya yang datar saja, sekarang sudah mulai ada pergerakan,” jelasnya.

Ia menyebut sejumlah program mulai berjalan, antara lain keberadaan sekolah rakyat dan sekolah Garuda, serta peningkatan bertahap dalam aspek kesejahteraan.

Salah satu langkah strategis yang sedang didorong adalah revisi Undang-Undang Guru dan Dosen, yang dinilai menjadi kunci utama penyetaraan status dan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kalau revisi ini terwujud, tidak akan ada lagi perbedaan antara dosen perguruan tinggi umum dan dosen perguruan tinggi agama. Tidak ada perbedaan lagi antara guru madrasah dan guru SD. Inilah keadilan sosial,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa seluruh pendidik, apa pun latar belakang institusinya, adalah bagian dari anak bangsa yang harus mendapatkan perlakuan setara tanpa diskriminasi.

Dengan berbagai capaian dan langkah korektif tersebut, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama sedang bergerak menuju era baru, era yang menempatkan kesetaraan, kualitas, dan keberpihakan pada guru sebagai fondasi utama keberlanjutan pendidikan di Indonesia. (her)

Tags: diskriminasikemenagNasaruddin UmarPendidikan Keagamaanreformasi

Berita Terkait.

fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek: Kenalin Potensi Diri Siap Hadapi Persaingan Global

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:20
kongres
Nasional

Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:30
ferry
Nasional

Unpad Open Golf Tournament 2026 Jadi Ajang Silaturahmi & Kontribusi Pendidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23
bonaparte
Nasional

Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:02
gempa
Nasional

Gempa Berkekuatan M5,1 dan M4,1 Guncang Manggarai di NTT Berturut-turut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:51
bima
Nasional

Jembatani Pemerintah dengan Masyarakat, Wamendagri Dorong Penguatan Peran Humas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:11

OLAHRAGA

Zaskia Putri Salurante
Olahraga

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Meraih medali dunia bukan perkara semalam. Bagi karateka muda Indonesia, Zaskia Putri Salurante, podium ketiga nomor kata perorangan...

SelengkapnyaDetails
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2608 shares
    Share 1043 Tweet 652
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1388 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.