• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Larang Siswa Sambut Pejabat, Analis: Jangan Lagi Ada Kultur ‘Kegenitan’

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 21 November 2025 - 13:13
in Nasional
pelajar

Presiden Prabowo Subianto melintas di depan barisan siswa yang berdiri menyambut kedatangannya pada sebuah kunjungan kerja, momen yang kini diminta untuk tidak lagi melibatkan pelajar agar jam belajar tidak terganggu. Foto: Dokumen Setneg

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika kebijakan pendidikan nasional, sebuah pesan sederhana dari Presiden Prabowo Subianto memantik dukungan luas. Seruan agar siswa tidak lagi dikerahkan untuk menyambut kedatangan pejabat dinilai sebagai langkah kecil yang bisa membawa perubahan besar pada dunia pendidikan.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menjadi salah satu yang menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, perhatian presiden terhadap perlindungan jam belajar menunjukkan keberpihakan yang jelas pada kepentingan siswa.

BacaJuga:

KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siap Layani Commuter Line 12 Kereta

15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA, Tandai Babak Baru Transformasi Layanan Keagamaan

Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Lokasi, BPJPH Raih Rekor Dunia MURI

“Setuju itu apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo untuk mengembalikan siswa-siswi kembali belajar, kembali ke sekolah dan tidak terlibat acara-acara seremonial yang sangat mungkin menyita jam belajar mereka,” ujar Hendri melalui gawai, Jumat (21/11/2025).

Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai kebijakan yang tampak sederhana tersebut sejatinya menyentuh persoalan mendasar, yakni kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa kebiasaan melibatkan siswa dalam penyambutan pejabat bukan hanya membuang waktu belajar, tetapi juga mengaburkan prioritas utama sekolah.

“Yang seperti ini mungkin tampak seperti hal kecil, tapi bisa berpengaruh ke hal yang lebih besar. Pak Prabowo bisa jadi berharap mereka agar lebih fokus konsentrasi belajar saja dan tidak sibuk ikuti seremonial penyambutan itu sehingga bisa lebih fokus menerima pendidikan dan menjadi lulusan yang berkualitas,” jelasnya.

Hensa kemudian mengaitkan arahan presiden dengan Asta Cita ke-4, yang memuat visi besar mengenai penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan unggul, penguasaan teknologi, pembangunan kesehatan, olahraga, hingga pemberdayaan beragam kelompok masyarakat. Bagi Hensa, melindungi jam belajar anak adalah pondasi untuk mewujudkan visi tersebut.

“Jika jam belajar anak-anak terus terganggu hanya untuk acara seremonial, maka cita-cita membentuk generasi emas yang unggul dan berdaya saing akan sulit tercapai,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Hensa menilai contoh yang diberikan presiden semestinya menjadi rujukan bagi seluruh pejabat, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, budaya meminta sambutan meriah seharusnya diakhiri demi kepentingan yang lebih besar.

“Yang paling penting, contoh ini harus menjadi standar baru bagi semua menteri, gubernur, bupati, wali kota, dan pejabat negara lainnya. Jangan lagi ada kultur ‘kegenitan’ pejabat yang merasa harus disambut meriah dengan barisan siswa, drum band, atau kerumunan massa hanya untuk memuaskan ego sesaat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kunjungan kerja seharusnya sarat substansi, bukan sekadar panggung untuk pencitraan.

“Kunjugan kerja itu semestinya substansial, memeriksa dan memastikan langsung program pemerintah serta mendengar keluhan masyarakat. bukan sekadar datang untuk difoto dan dipuja,” terangnya.

Hensa optimistis, jika seluruh pejabat mengikuti keteladanan ini, maka ruang belajar anak akan kembali utuh dan cita-cita pembangunan SDM Indonesia akan bergerak lebih cepat.

“Jika semua pejabat mengikuti teladan ini, maka waktu belajar anak-anak benar-benar terlindungi dan fokus negara pada peningkatan kualitas SDM seperti yang tertuang dalam Asta Cita akan terwujud nyata di lapangan,” tutup Hensa. (rmn)

Tags: AnalisHendri SatrioHensaLarang Siswa Sambut PejabatPrabowo Subianto

Berita Terkait.

AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siap Layani Commuter Line 12 Kereta

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:33
AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA, Tandai Babak Baru Transformasi Layanan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:13
AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Lokasi, BPJPH Raih Rekor Dunia MURI

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:27
Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional
Nasional

Dapur MBG Terafiliasi 3 Tersangka, Kejagung: Begini Nasibnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34
Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional
Nasional

Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:24
BPJPH: Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Digelar Serentak di 2.183 Titik Lokasi
Nasional

BPJPH: Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Digelar Serentak di 2.183 Titik Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    1976 shares
    Share 790 Tweet 494
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3529 shares
    Share 1412 Tweet 882
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.