• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dukung UMKM Naik Kelas, PGN Hadirkan 9 Pelaku Usaha Binaan di Surabaya Fashion Parade 2025

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 18 November 2025 - 11:01
in Ekonomi
pgn

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina menghadirkan sembilan pelaku usaha binaan pada ajang Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertajuk “Rebellion”, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada 14-16 November 2025. Foto: Dokumen PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan sembilan pelaku usaha binaan pada ajang Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertajuk “Rebellion”, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada 14-16 November 2025.

Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PGN dalam membantu UMKM “naik kelas” melalui peningkatan kapasitas dan perluasan akses pasar.

BacaJuga:

Wamenkop Tekankan Profesionalisme Koperasi Pesantren agar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan

PLN EPI Kembangkan Madu Kelulut di Kutai Kartanegara, Bidik Ekonomi Hijau Berbasis Warga

Impor LPG Dinilai Membebani Negara, DPR Minta Pemerintah Percepat Transisi ke Kompor Listrik

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan keikutsertaan para pelaku UMKM binaan dalam ajang ini tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan karya, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat daya saing mereka di industri kreatif.

Menurutnya, SFP platform yang tepat bagi UMKM untuk bertemu langsung dengan buyer, pelaku industri, serta konsumen potensial, sehingga membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis yang lebih luas.

“Melalui ajang ini, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk mereka kepada audiens yang lebih beragam. Kami berharap pengalaman ini memberikan wawasan baru, jejaring yang lebih luas, serta peluang komersial yang dapat mendorong usaha mereka naik ke level berikutnya,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Seperti diketahui, UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian nasional. Pada tahun 2024, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai sekitar 61 persen. Angka ini menunjukkan bahwa penguatan sektor UMKM bukan hanya penting, tetapi juga krusial bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah.

Fajriyah berharap kehadiran UMKM binaan PGN di ajang fashion berskala besar ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi dan percaya diri menembus pasar yang lebih kompetitif.

“Jika UMKM mampu berdaya saing, maka penguatan ekonomi lokal akan berjalan semakin cepat. UMKM yang tumbuh berarti lapangan kerja bertambah, rantai pasok bergerak, dan nilai tambah ekonomi turut meningkat,” jelasnya.

Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia

Pada perhelatan SFP 2025, UMKM binaan PGN menampilkan ragam karya fashion dan kriya yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia. Mulai dari tenun ikat Garut, tenun Palembang, batik Solo, tenun Suku Badui, kerajinan tangan dan sulam khas Sumatera Utara, tas rajut, kerajinan perak, hingga kerajinan batik ecoprint.

Seluruh produk yang dipamerkan membawa identitas kuat dari daerah masing-masing. Perpaduan antara estetika tradisional dan sentuhan inovasi modern tersebut membuat setiap karya tampil menonjol dan menarik perhatian pengunjung maupun pelaku industri fashion.

Selain tampil pada pameran dan fashion show dalam Opening Ceremony, UMKM binaan PGN juga menghadirkan beragam kegiatan interaktif di booth PGN. Pengunjung berkesempatan mencoba langsung proses mencanting batik serta menyaksikan demonstrasi pembuatan tenun ikat Garut.

Aktivitas ini menjadi salah satu daya tarik utama karena tidak hanya memperlihatkan keindahan wastra Nusantara, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif mengenai proses kreatif di balik setiap karya, sehingga makin menguatkan apresiasi masyarakat terhadap produk budaya Indonesia.

Founder Indonesia Fashion Parade, Dian Apriliana Dewi, turut memberikan apresiasi terhadap keberagaman karya yang ditampilkan para pelaku UMKM.

“Dengan karya menampilkan eksplorasi bentuk, tekstur, dan detail yang ‘memberontak’ namun tetap elegan dan modern, maka kita artikan semangat baru untuk bisa berkarya tanpa batas dengan ide-ide yang hasilnya luar biasa,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Fajriyah menambahkan partisipasi UMKM binaan PGN tidak hanya meningkatkan antusiasme pengunjung, tetapi juga memperkuat edukasi mengenai nilai budaya serta keahlian para perajin lokal.

Ia menekankan pentingnya pemahaman bahwa setiap produk yang dihasilkan pelaku UMKM memiliki nilai dan cerita yang lahir dari proses panjang.

“Kami ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya dikenal karena produknya yang menarik, tetapi juga dipahami bahwa setiap karya memiliki nilai budaya, ketekunan, dan cerita yang patut diapresiasi,” pungkasnya. (ibs)

Tags: mitra binaanPGNSurabaya Fashion ParadeUMKM

Berita Terkait.

Wamenkop Tekankan Profesionalisme Koperasi Pesantren agar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi

Wamenkop Tekankan Profesionalisme Koperasi Pesantren agar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:02
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Ekonomi

PLN EPI Kembangkan Madu Kelulut di Kutai Kartanegara, Bidik Ekonomi Hijau Berbasis Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:01
Impor LPG Dinilai Membebani Negara, DPR Minta Pemerintah Percepat Transisi ke Kompor Listrik
Ekonomi

Impor LPG Dinilai Membebani Negara, DPR Minta Pemerintah Percepat Transisi ke Kompor Listrik

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:01
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Ekonomi

Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:37
Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia
Ekonomi

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 23:38
A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency
Ekonomi

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7076 shares
    Share 2830 Tweet 1769
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1770 shares
    Share 708 Tweet 443
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1051 shares
    Share 420 Tweet 263
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.