INDOPOSCO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memilih tidak mengambil sikap soal anak Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, Yasika Aulia Ramadhani yang diduga memonopoli pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Pemerintah malah menghargai tindakan tersebut.
“Tidak ada (tindak lanjut), kami menghargai mereka. Mereka itu adalah pejuang merah putih kita,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta dikutip Selasa (18/11/2025).
Dadan hanya menjelaskan secara teknis pendaftaran menjadi mitra Badan Gizi Nasional, dalam pembentukan SPPG, hanya dilakukan melalui portal mitra, mitra.bgn.go.id.
“Kita tidak pernah tahu siapa yang mendaftar karena kita dasarnya adalah profesionalisme, kelengkapan, dan juga kesanggupan. Pertama itu,” ucap Dadan.
Pemerintah telah membatasi pendirian dapur MBG di tiap provinsi. Jumlah kemitraan akan terus berkurang jika pihak tertentu berpindah ke wilayah lain.
“Mendirikan satu yayasan yang hanya boleh mengelola 10 untuk di provinsi yang sama. Kalau dia pindah provinsi hanya lima. Jadi itu sudah pasti, kecuali yayasan-yayasan yang berafiliasi dengan institusi. Jadi itu kita sudah batasi,” jelas Dadan.
Alih-alih merespons persoalan penguasaan dapur MBG oleh pihak tertentu, BGN malah menyebutnya penyelamat lantaran dianggap telah berkontribusi dalam salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu.
“Nah kemudian yang ketiga, yang paling penting bagi saya, mereka yang membangun SPPG, siapapun itu, itu adalah pahlawan merah putih kita,” ujar Dadan.
“(Mitra) adalah pejuang merah putih kita yang mempercepat penyediaan sarana prasarana dalam mempercepat implementasi hak anak Indonesia di dalam mendapatkan makan bergizi,” sambungnya.
Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Yasir Machmud tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dia diduga menjadi Pembina Yayasan Yasika Group, dan membawahi 41 SPPG. Bahkan, diduga kembali memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone baru-baru ini. (dan)










