• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

“Micro Credential,” Kemendiktisaintek: Dorong Pembelajaran Tinggi Fleksibel dan Berbasis Kompetensi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 17 November 2025 - 19:48
in Nasional
1000409456

Diskusi tentang micro credential. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Bina Talenta, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof Heri Kuswanto mengatakan, program micro credential (pembelajaran jangka pendek) harus bisa diterapkan di semua perguruan tinggi.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kami, meskipun di konsorsium ICE Institute ini sudah dimulai. Tapi ke depan kami ingin ini bisa diterapkan di semua perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Heri kepada INDOPOSCO.ID, Senin (17/11/2025).

BacaJuga:

DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak

Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan

Jurnalis RI Ditangkap Israel di Perairan Internasional, Dewan Pers Desak Pemerintah Turun Tangan

Ia mengatakan, secara regulasi Kemendiktisaintek telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) No. 39 Tahun 2025 yang mendorong pembelajaran tinggi fleksibel, terukur, berbasis kompetensi, dan terhubung dengan kebutuhan industri.

“Bukan mereka (perguruan tinggi) tidak mau ya? Tapi karena akses mereka terbatas. Alhamdulillah Universitas Terbuka (UT) dan ICE Institute telah memulai,” katanya.

Menurutnya, program micro credential merupakan solusi. Perguruan tinggi secara fleksibel memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk bekerja dan lainnya.

“Jadi tidak harus kuliah terus menerus di ruang kelas. Dan saya rasa micro credential ini solusi itu,” ucapnya.

“Kami tentu akan menyatukan persepsi kepada dunia industri, apa micro credential? Sehingga mahasiswa yang menempuh pun diakui dan sesuai kebutuhan dunia industri,” imbuhnya.

Heri menambahkan, bahwa kebijakan micro credential sebagai katalis percepatan peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) riset dan inovasi di perguruan tinggi. Kemitraan antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga riset, micro credential, menurutnya, mampu meningkatkan kompetensi talenta nasional, memperkuat daya saing dan mendorong tumbuhnya inovasi berbasis pengetahuan.

Di tempat yang sama, Rektor UT Prof Ali Muktiyanto mengatakan, penguatan kebijakan micro credential semakin relevan dengan implementasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Sebagai Ketua Konsorsium ICE Institute, UT menegaskan bahwa micro credential kini menjadi bagian integral dari ekosistem pendidikan tinggi.

“Kebijakan ini (micro credential) sebagai salah satu bentuk pembelajaran yang diakui secara nasional. Sekaligus menandai perubahan arah pembelajaran tinggi menuju model yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Ali.

Ia menuturkan, perguruan tinggi dinilai perlu beradaptasi dengan dinamika akademik yang makin cepat dan kebutuhan masyarakat akan pembelajaran fleksibel. Micro credential menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses pendidikan tinggi bermutu bagi masyarakat, sekaligus menjawab kebutuhan bangsa akan layanan pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif. (nas)

Tags: FleksibelKemendiktisaintekMicro Credential

Berita Terkait.

DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak
Nasional

DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:32
Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan
Nasional

Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:04
dewan pers
Nasional

Jurnalis RI Ditangkap Israel di Perairan Internasional, Dewan Pers Desak Pemerintah Turun Tangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:04
haji ilegal
Nasional

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Haji Ilegal, Korban Capai 320 Orang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:13
tito
Nasional

Kurs dan Harga Minyak Berfluktuasi, Mendagri Perketat Pantauan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:12
kkp
Nasional

KKP Berhasil Hapus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar AS

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2756 shares
    Share 1102 Tweet 689
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.