INDOPOSCO.ID – Dapur Umum Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Banjarnegara menjadi salah satu pusat aktivitas paling sibuk sejak bencana longsor mengguncang Desa Pandanarum pada akhir pekan kemarin. Sejak fajar, para relawan bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan makan para pengungsi terpenuhi tanpa jeda.
Keberadaan dapur umum ini tak sekadar memenuhi kebutuhan perut, namun juga menjadi simbol ketangguhan warga dan relawan dalam menghadapi masa krisis. Layanan makan gratis yang disiapkan Tagana dan berbagai unsur kemanusiaan ini memberikan kepastian bagi para pengungsi yang harus meninggalkan rumah mereka akibat ancaman longsor susulan.
Longsor yang terjadi pada Minggu (16/11/2025) siang memaksa 660 warga mengungsi, sementara 30 rumah dilaporkan terdampak. Proses pendataan korban luka masih terus dilakukan dan evakuasi belum sepenuhnya selesai.
Di tengah situasi kritis tersebut, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, turun langsung meninjau lokasi longsor dan area pengungsian. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berkompromi terkait penyelamatan warga.
“Saat ini pertama kita utamakan penyelamatan korban dulu. Ada beberapa warga yang masih terjebak di hutan. Kita lakukan evakuasi,” ungkap Amalia dalam keterangannya, Senin (17/11/2025). Ia juga menambahkan bahwa jumlah pengungsi kemungkinan bertambah seiring perkembangan situasi.
Tak lupa, Amalia mengapresiasi semangat para relawan yang bekerja tanpa kenal waktu. “Pemerintah daerah akan memberikan pelayanan terbaik bagi warga terdampak bencana,” tegasnya. (her)











