• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Cucun Ahmad Sebut MBG Tak Butuh Ahli Gizi, BGN Bilang Begini

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 17 November 2025 - 23:23
in Nasional
1000410060

Petugas SPPG Palmerah, Jakarta Barat menyiapkan makanan menu MBG sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan, ahli gizi merupakan satu kesatuan dengan rancangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karenanya, keberadaan mereka dibutuhkan dalam salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu.

Mengingat program tersebut tidak memiliki standar pilihan menu nasional dan bahan baku di setiap wilayah bisa berbeda-beda, maka setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memiliki orang yang mengerti tentang gizi.

BacaJuga:

Fitofarmaka Berpeluang Masuk BPJS, DPR RI: Harus Teruji Ilmiah dan Utamakan Keselamatan Pasien

Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Timwas Haji DPR Beri Catatan, Kualitas Layanan Harus Bertahan Sampai Akhir

Hal tersebut seraya merespons polemik pernyataan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal soal tidak perlu ahli gizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di setiap SPPG harus ada orang yang paham tentang gizi. Nah, prioritas pertama di tahap awal adalah sarjana gizi ya,” kata Dadan di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Ia menyadari, Indonesia menghadapi kekurangan tenaga ahli gizi yang signifikan, terutama dalam konteks program kesehatan masyarakat skala besar seperti MBG.

“Kita tahu bahwa produksi sarjana gizi itu terbatas. Sementara program ini terus berjalan. Jadi ketika terjadi kelangkaan sarjana gizi, Badan Gizi harus mencari jalan keluar,” ucap Dadan.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, maka diperlukan individu yang dapat menangani masalah gizi, seperti lulusan dari bidang kesehatan masyarakat yang seharusnya sudah mempelajari gizi.

“Kita sekarang perlu orang-orang yang menangani gizi itu dengan lulusan-lulusan yang kekurangan pengetahuan gizi. Contohnya, kesehatan masyarakat, itu pasti ada pelajaran gizi di dalamnya,” jelas Dadan.

“Teknologi pangan, itu pasti ada pengetahuan gizi di dalamnya. Pengolahan makanan, pasti dengan gizi di dalamnya,” tambahnya.

Pernyataan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal soal tidak perlu ahli gizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Hal itu disampaikannya dalam Forum Konsolidasi SPPG se-Kabupaten Bandung pada Minggu, (16/11/2025).

Saat itu, seorang peserta menyinggung masalah sulitnya Badan Gizi Nasional (BGN) merekrut ahli gizi untuk ditempatkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Cucun bahkan sempat mengusulkan rencana mengubah diksi ahli gizi dalam program MBG menjadi tenaga yang menangani gizi. “Tidak perlu ahli gizi. Cocok enggak? Nanti saya selesaikan di DPR,” celetuk Cucun terpisah di Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/11/2025). (dan)

Tags: Ahli GiziBGNmbg

Berita Terkait.

Fitofarmaka Berpeluang Masuk BPJS, DPR RI: Harus Teruji Ilmiah dan Utamakan Keselamatan Pasien
Nasional

Fitofarmaka Berpeluang Masuk BPJS, DPR RI: Harus Teruji Ilmiah dan Utamakan Keselamatan Pasien

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:47
Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial
Nasional

Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:30
Jemaah-haji
Nasional

Timwas Haji DPR Beri Catatan, Kualitas Layanan Harus Bertahan Sampai Akhir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:04
Menuju Jakarta 500 Tahun, IWDF 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya Lintas Negara
Nasional

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:36
Puan
Nasional

MK Putuskan Kuota 30 Persen Perempuan, DPR Minta Parpol Segera Benahi Kaderisasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:07
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Nasional

Gangguan Teknis dan Jaringan, Panitia PMB PTKIN Perpanjang Waktu Pembayaran UM-PTKIN 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:31

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3473 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5693 shares
    Share 2277 Tweet 1423
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3035 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.