• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ledakan di SMAN 72 Ungkap Bobroknya Fungsi Pencegahan Bullying Sekolah

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 11 November 2025 - 12:23
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-11 at 11.13.40

Ilustrasi garis polisi membentang. Foto: Dok Humas Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan, insiden ledakan mengguncang SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara menjadi peringatan mengantisipasi perundungan di lingkungan sekolah. Aksi mengerikan itu diduga dipicu perundungan.

“ini memberikan alarm kepada sekolah untuk serius mencegah dan menanggulangi berbagai bentuk bullying atau kekerasan di sekolah mereka,” kata Satriwan melalui gawai di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

BacaJuga:

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Sebenarnya pemerintah sudah memiliki berbagai regulasi teknis, salah satunya Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.

“Di antara keseriusan itu dibuktikan dengan sekolah harus memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), yang terdiri dari unsur guru, masyarakat bahkan dari pihak siswa,” ujar Satriwan.

TPPK bertugas menyusun program pencegahan, menerima laporan dugaan kekerasan, menanganinya, memberikan rekomendasi sanksi, mendampingi korban dan pelapor, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Keanggotaannya terdiri dari minimal tiga orang dengan jumlah ganjil, termasuk guru dan perwakilan komite sekolah atau orang tua/wali.

Fungsi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) SMAN 72 diduga tidak berjalan efektif. Kelalaian yang menyebabkan dugaan perundungan di sekolah tersebut berujung pada insiden kekerasan.

Oleh karena itu, polisi didesak untuk mengusut tuntas dan menjerat para pelaku perundungan dalam kasus ledakan tersebut. “Kami P2G berharap kepolisian untuk betul-betul mendalami, investigasi apa yang menjadi pendorong, apa yang menjadi penyebab faktor utama hal ini terjadi. Apakah betul dugaan bullying,” ucap Satriwan.

Insiden ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi pada Jumat (7/11/2025) atau bertepatan dengan ibadah salat Jumat. Total korban mencapai 96 orang, sebagian besar merupakan pelajar.

Terduga pelaku ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, yang merupakan seorang siswa berinisial FN diduga korban perundungan di sekolah tersebut. Dugaan itu sedang didalami secara intensif oleh pihak kepolisian. (dan)

Tags: BullyingP2GSMAN 72

Berita Terkait.

Menyelamatkan Generasi Emas 2045
Nasional

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:45
Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya
Nasional

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:31
P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah
Nasional

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55
timwas
Nasional

Persoalan di Mina Kembali Berulang, Timwas Haji DPR Minta Solusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:25
uu
Nasional

DPR Desak Revisi UU Hak Cipta Dipercepat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:04
haji
Nasional

Timwas Soroti Drama Armuzna: dari Bus Terlambat hingga Tenda Jemaah Bak “Ikan Pindang”

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:57

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3327 shares
    Share 1331 Tweet 832
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3030 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2533 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2318 shares
    Share 927 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.