• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

DPRD Jakarta Tinjau Pengelolaan Sampah Berbasis Maggot di Tugu Selatan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 11 November 2025 - 17:17
in Megapolitan
sampah

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Jakarta melakukan kunjungan kerja Bank Sampah Bina Sirkular Nusantara, Kampung Pancasila, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Foto: Setwan DPRD Jakarta untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Jakarta kunjungan kerja ke RW 07, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Melihat langsung inovasi warga mengelola sampah organik menjadi pakan maggot yang bernilai ekonomis.

Hadir di lokasi, Ketua Komisi C DPRD Jakarta Dimaz Raditya bersama Anggota Komisi C Josephine Simanjuntak, August Hamonangan, Lazarus Simon Ishak, Ismail, Tri Waluyo, dan Gias Kumari Putra.

BacaJuga:

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

Misteri Mayat dalam Karung di Depok Terpecahkan, Pelaku Mutilasi Diringkus Polisi

Prakiraan Cuaca BMKG, Hari Ini Jakarta Cenderung Berawan Sepanjang Hari

Para legislator itu meninjau proses pencacahan sampah organik hingga pembiakan maggot di Bank Sampah Bina Sirkular Nusantara, Kampung Pancasila, Tugu Selatan.

Ketua Komisi C Dimaz Raditya mengatakan, kunjungan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga. Mengubah sampah menjadi sumber ekonomis.

“Sampah yang tadinya dibuang kini bisa diolah menjadi pakan maggot dan memberi nilai tambah bagi warga,” ujarnya.

Dimaz menilai, program berbasis masyarakat seperti itu sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah dari sumber.

“Inisiatif warga RW 07 bisa menjadi model pengelolaan mandiri yang patut diperluas ke wilayah lain,” terangnya.

Ketua RW 07 Tugu Selatan, Suaib Sulaiman menjelaskan, program pengelolaan sampah organik berbasis maggot itu sudah berjalan lebih dari satu tahun. Bermula dari keinginan warga mengatasi persoalan sampah secara mandiri.

“Kami buktikan bahwa masyarakat bisa mandiri dan hasilnya nyata,” jelasnya.

Dimaz menilai, pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot merupakan langkah efektif mengurangi beban pengiriman sampah Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Setiap tahun, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Jakarta mengeluarkan sekitar Rp300-an miliar untuk biaya kompensasi kerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi atas pembuangan 7 ribu hingga 8 ribu ton sampah per hari.

Menurut Dimaz, pengiriman sampah ke Bekasi bisa berkurang bila seluruh wilayah Jakarta menerapkan pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot.

Satu titik pengelolaan berbasis maggot, ungkapnya, mampu mengolah 30 hingga 50 ton sampah per hari. Bahkan bisa melayani wilayah sekitarnya.

“Artinya, pengolahan sampah dari sumber bisa membantu mengurangi tekanan volume sampah di tingkat kota,” tuturnya.

Dimaz menambahkan, inisiatif warga dalam pengolahan maggot juga membuka peluang kerja baru di lingkungan masyarakat.

“Budidaya maggot bukan hanya menjaga kebersihan, tapi juga menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan sumber pendapatan baru,” kata dia.

Sementara itu, Suaib menuturkan, kapasitas pengolahan sampah organik di wilayahnya saat ini mencapai 15 ton per hari.

Potensinya, meningkatkan olahan hingga 50 ton. Terutama jika proses pemilahan dari rumah tangga berjalan optimal.

“Kalau semua kelurahan bisa mengelola seperti ini, persoalan sampah organik di Jakarta sebenarnya bisa selesai,” tuturnya. (adv)

Tags: DPRDsampahSampah Berbasis MaggotTugu Selatan

Berita Terkait.

Konfrence
Megapolitan

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13
Polisi Sita 1.802 Obat Keras di Tanah Abang, 3 Pengedar Ditangkap
Megapolitan

Misteri Mayat dalam Karung di Depok Terpecahkan, Pelaku Mutilasi Diringkus Polisi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:30
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca BMKG, Hari Ini Jakarta Cenderung Berawan Sepanjang Hari

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:10
Konfrensi-Pers
Megapolitan

Polisi Pulangkan 3 Korban Perdagangan Orang dari Libya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:04
JMSI Jakarta Dikukuhkan, Bangun Kolaborasi Perkuat Pers Berkualitas di Era Disrupsi Digital
Megapolitan

JMSI Jakarta Dikukuhkan, Bangun Kolaborasi Perkuat Pers Berkualitas di Era Disrupsi Digital

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:55
Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Merata, Suhu Udara Relatif Hanga
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Merata, Suhu Udara Relatif Hanga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:10

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2108 shares
    Share 843 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1233 shares
    Share 493 Tweet 308
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.