• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

DPRD Jakarta Tinjau Pengelolaan Sampah Berbasis Maggot di Tugu Selatan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 11 November 2025 - 17:17
in Megapolitan
sampah

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Jakarta melakukan kunjungan kerja Bank Sampah Bina Sirkular Nusantara, Kampung Pancasila, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Foto: Setwan DPRD Jakarta untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Jakarta kunjungan kerja ke RW 07, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (10/11/2025). Melihat langsung inovasi warga mengelola sampah organik menjadi pakan maggot yang bernilai ekonomis.

Hadir di lokasi, Ketua Komisi C DPRD Jakarta Dimaz Raditya bersama Anggota Komisi C Josephine Simanjuntak, August Hamonangan, Lazarus Simon Ishak, Ismail, Tri Waluyo, dan Gias Kumari Putra.

BacaJuga:

Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

Bongkar Sindikat Etomidate di Tangerang, Polisi Tangkap 1 Remaja

Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Para legislator itu meninjau proses pencacahan sampah organik hingga pembiakan maggot di Bank Sampah Bina Sirkular Nusantara, Kampung Pancasila, Tugu Selatan.

Ketua Komisi C Dimaz Raditya mengatakan, kunjungan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga. Mengubah sampah menjadi sumber ekonomis.

“Sampah yang tadinya dibuang kini bisa diolah menjadi pakan maggot dan memberi nilai tambah bagi warga,” ujarnya.

Dimaz menilai, program berbasis masyarakat seperti itu sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah dari sumber.

“Inisiatif warga RW 07 bisa menjadi model pengelolaan mandiri yang patut diperluas ke wilayah lain,” terangnya.

Ketua RW 07 Tugu Selatan, Suaib Sulaiman menjelaskan, program pengelolaan sampah organik berbasis maggot itu sudah berjalan lebih dari satu tahun. Bermula dari keinginan warga mengatasi persoalan sampah secara mandiri.

“Kami buktikan bahwa masyarakat bisa mandiri dan hasilnya nyata,” jelasnya.

Dimaz menilai, pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot merupakan langkah efektif mengurangi beban pengiriman sampah Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Setiap tahun, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Jakarta mengeluarkan sekitar Rp300-an miliar untuk biaya kompensasi kerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi atas pembuangan 7 ribu hingga 8 ribu ton sampah per hari.

Menurut Dimaz, pengiriman sampah ke Bekasi bisa berkurang bila seluruh wilayah Jakarta menerapkan pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot.

Satu titik pengelolaan berbasis maggot, ungkapnya, mampu mengolah 30 hingga 50 ton sampah per hari. Bahkan bisa melayani wilayah sekitarnya.

“Artinya, pengolahan sampah dari sumber bisa membantu mengurangi tekanan volume sampah di tingkat kota,” tuturnya.

Dimaz menambahkan, inisiatif warga dalam pengolahan maggot juga membuka peluang kerja baru di lingkungan masyarakat.

“Budidaya maggot bukan hanya menjaga kebersihan, tapi juga menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan sumber pendapatan baru,” kata dia.

Sementara itu, Suaib menuturkan, kapasitas pengolahan sampah organik di wilayahnya saat ini mencapai 15 ton per hari.

Potensinya, meningkatkan olahan hingga 50 ton. Terutama jika proses pemilahan dari rumah tangga berjalan optimal.

“Kalau semua kelurahan bisa mengelola seperti ini, persoalan sampah organik di Jakarta sebenarnya bisa selesai,” tuturnya. (adv)

Tags: DPRDsampahSampah Berbasis MaggotTugu Selatan

Berita Terkait.

Berawan
Megapolitan

Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:21
Obat-Keras
Megapolitan

Bongkar Sindikat Etomidate di Tangerang, Polisi Tangkap 1 Remaja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:49
Ragunan
Megapolitan

Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:10
hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Wilayah Ini

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:17
segel
Megapolitan

Disparekraf DKI Tindak Tegas Tempat Hiburan di Jakbar yang Jadi Sarang Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:08
Narkoba
Megapolitan

Polisi Ungkap Peredaran Narkotika di Hotel Jakbar, Dipesan Lewat Resepsionis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:07

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2220 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1234 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.