• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ada Kesenjangan Gender di Bidang STEM, Kemendiktisaintek Dorong Perempuan Lebih Aktif

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 11 November 2025 - 20:34
in Nasional
stela

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menyoroti kesenjangan gender yang masih ada dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Dan pentingnya penghapusan bias dalam lingkungan akademik dan profesional.

Ia menyebut, perbandingan sebesar 16.91 persen antara lulusan STEM laki-laki dan perempuan di Indonesia. Sementara Uni Emirat Arab menjadi negara dengan perbandingan terbesar sebesar 32,14 persen dan Turki terendah sekitar 0,95 persen.

BacaJuga:

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

DPD RI Minta Penanganan Kekerasan Seksual Tuntas Hingga Proses Hukum Pelaku

Kolaborasi Industri dan Kampus, P&G Health Indonesia Dorong Apoteker Lebih Siap Hadapi Pasien

Ia menekankan pentingnya memahami akar masalah sebelum mengambil tindakan. “Bukan karena kemampuan ilmiah perempuan lebih rendah dari laki-laki. Masalahnya adalah bias dan stereotip dalam masyarakat,” ujar Stella di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Ia menjelaskan, hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Curriculum Vitae (CV) yang identik akan dinilai berbeda, hanya karena nama yang melekat pada CV tersebut. CV dengan nama laki-laki cenderung dianggap lebih produktif dan memiliki pengalaman lebih baik. Dibanding CV dengan nama perempuan, meskipun memiliki isi yang identik.

“Ini membuktikan adanya bias yang nyata. Oleh karena itu, kami mendorong foto tidak dicantumkan dalam CV saat melamar pekerjaan. Agar penilaian objektif berdasarkan kompetensi, bukan penampilan atau stereotip,” ungkap Stella.

Dia menyoroti penelitian yang menunjukkan adanya bias dalam mentoring akademik, gaji awal, dan peluang karier bagi perempuan. Bahkan dalam era kecerdasan buatan (AI), bias gender tetap dapat muncul karena algoritma dilatih menggunakan data yang mencerminkan ketidaksetaraan gender di masyarakat.

“AI bukan solusi otomatis untuk bias gender. Jika data yang digunakan sudah bias, maka AI justru dapat memperkuat bias tersebut,” jelasnya.

Ia menekankan langkah konkret yang bisa dilakukan dengan menyadari stereotip gender dan hambatan sosial, memahami data dan sains tentang perempuan dalam STEM. Dan menghapus diskriminasi dalam sistem pendidikan dan tenaga kerja.

Kesadaran ini, lanjutnya, tidak hanya penting untuk keadilan sosial, tetapi juga untuk efisiensi ekonomi nasional. Karena tidak memaksimalkan potensi kompetensi seluruh warga negara berarti membuang-buang talenta yang ada.

“Kami akan terus mendorong kebijakan yang memastikan kesetaraan gender dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan karier di bidang STEM,” ucapnya. (nas)

Tags: Bidang STEMGenderKemendiktisaintekStella Christie

Berita Terkait.

MayDay
Nasional

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:24
Agita
Nasional

DPD RI Minta Penanganan Kekerasan Seksual Tuntas Hingga Proses Hukum Pelaku

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:43
P&G
Nasional

Kolaborasi Industri dan Kampus, P&G Health Indonesia Dorong Apoteker Lebih Siap Hadapi Pasien

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:03
Belajar
Nasional

UAN PKPPS Ula Digelar, Kemenag: Ijazah Diakui Negara dan Setara SD/MI

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:41
Farida
Nasional

Wamenkop: Koperasi Ponpes Al Firdaus Siap Masuk Sektor Produksi dan Distribusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:49
Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing
Nasional

Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3679 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.