• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

OPOP, Motor Literasi Keuangan Syariah di Pondok Pesantren

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 8 November 2025 - 20:32
in Nusantara
syariah

Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Aftabuddin, menjelaskan peran program OPOP dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan santri dan mendorong kemandirian ekonomi pesantren di Zona KHAS ITS, Surabaya, Rabu (5/11/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di Jawa Timur kini semakin kuat dengan hadirnya program One Pesantren One Product (OPOP), sebuah inisiatif unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang menjembatani dunia pesantren dengan sistem keuangan modern berbasis syariah.

Melalui program ini, ribuan pesantren di Jatim tak hanya digerakkan untuk mandiri secara ekonomi, tetapi juga diajak untuk melek terhadap sistem keuangan syariah dan perbankan digital.

BacaJuga:

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional

Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Aftabuddin, menjelaskan bahwa OPOP telah menjadi pintu masuk penting dalam mengedukasi kalangan pesantren agar memahami literasi keuangan syariah secara lebih mendalam.

“Kita ini kan punya program OPOP, One Pesantren One Product. Jadi melalui OPOP ini kita masuk ke semua pesantren, bagaimana membuat literasi mereka meningkat, kemudian bagaimana mereka itu dibuat melek perbankan,” ujar Aftabuddin ditemui INDOPOSCO di Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, pesantren merupakan potensi ekonomi besar yang selama ini belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem keuangan formal. Melalui OPOP, produk-produk unggulan pesantren kini dikembangkan dengan pendekatan bisnis modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Pemerintah daerah juga berperan aktif dalam mendorong perbankan, termasuk Bank Jatim Syariah, untuk hadir di lingkungan pondok pesantren.

“Jadi pola-pola penjualan dari produk-produk ini mengikuti sistem perbankan. Kemudian bagaimana kita mendorong perbankan, karena kita punya undang-undang syariah di Bank Jatim. Itu mendorong bagaimana perbankan bisa masuk ke pondok-pondok pesantren,” jelasnya.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekonomi pesantren, tetapi juga membentuk budaya baru di kalangan santri. Jika dulu para santri menerima kiriman dari orang tua secara konvensional, kini mereka diarahkan untuk memiliki rekening bank syariah agar transaksi keuangan menjadi lebih modern dan transparan.

“Selama ini mungkin konvensional, dikirim pakai amplop saja sama orang tuanya. Sekarang kita mengarahkan bagaimana Bank Jatim Syariah atau bank konvensional lain itu bisa masuk ke pondok-pondok pesantren,” tutur Aftabuddin.

Melalui program OPOP, Pemprov Jatim juga melakukan kurasi terhadap berbagai produk unggulan pesantren — mulai dari makanan, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya, yang kemudian digandengkan dengan lembaga keuangan dan pelaku usaha besar. Tujuannya agar produk-produk tersebut tidak hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga berpotensi tembus ke pasar ekspor.

“Sekarang kita kurasi semua produk yang ada di pesantren, kemudian kita gandengkan dengan perbankan, kita gandengkan dengan badan-badan usaha besar. Nah itu bisa mendapatkan kesempatan untuk bernilai ekspor, bukan saja di dalam lokal kita,” terangnya.

Lebih dari satu juta santri di Jawa Timur menjadi bagian dari ekosistem besar ini. Pemerintah berharap, dengan meningkatnya literasi keuangan dan kemampuan berwirausaha para santri, maka pesantren dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi syariah yang tangguh dan mandiri.

“Bayangkan kalau satu juta santri itu betul-betul melek dengan keuangan syariah, literasi syariah kita akan bisa naik,” tambahnya.

Dengan langkah konkret seperti OPOP, Jawa Timur menunjukkan bahwa penguatan ekonomi syariah bukan sekadar jargon, melainkan gerakan nyata dari akar rumput, dari pesantren, untuk kemajuan ekonomi umat. (her)

Tags: Literasi Keuangan SyariahOPOPpondok pesantren

Berita Terkait.

karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19
menkop
Nusantara

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:17
Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional
Nusantara

Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32
Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Layanan Keuangan bagi Masyarakat Pedalaman Toraja Utara
Nusantara

Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Layanan Keuangan bagi Masyarakat Pedalaman Toraja Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:06
AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Nusantara

PHI Dorong Kualitas SDM Sejak Dini Melalui Program Kesehatan dan Pendidikan Anak di Kalimantan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:06
Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP
Nusantara

Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:32

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2925 shares
    Share 1170 Tweet 731
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.