• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sekjen PDIP Ingatkan Semangat Bung Karno Selama di Pengasingan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 7 November 2025 - 20:10
in Nasional
1000372635
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dengan penekanan kuat pada pemahaman ideologis dan penyerapan semangat perjuangan Proklamator RI Bung Karno, khususnya dari lokasi bersejarah pengasingannya di Ende, Flores.

Dalam pembukaan Konferda, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa tantangan politik saat ini harus dihadapi dengan semangat yang sama yang ditunjukkan Bung Karno ketika diasingkan.

BacaJuga:

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

“Di tengah-tengah arus pragmatisme politik, kapitalisasi kekuasaan politik, politik menghalalkan segala cara seperti nampak di dalam Pemilu 2024, konferda ini sangat penting untuk menggelorakan politik dalam watak ideal, yakni politik turun ke bawah, memperkuat akar rumput dan politik yang berpihak kepada yang miskin, terpinggirkan, dan mereka yang diperlakukan tidak adil,” kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (7/11/2025)

Hasto mengatakan dalam Pemilu 2024, PDIP menghadapi tekanan dan intimidasi politik yang luar biasa, namun jika dibandingkan dengan perjuangan Bung Karno melawan penjajah, apa yang dihadapi partai masih “lebih ringan” jika dibandingkan dengan yang dihadapi Bung Karno saat pengasingan di Ende.

“Kalau kita menghadapi tekanan-tekanan money politic, menghadapi intimidasi-intimidasi dari oknum negara yang seharusnya netral di dalam pemilu, tetapi ternyata hanya mengabdi pada kepentingan keluarga dan kekuasaan itu, itu maka tantangan itu bisa kita hadapi dengan mengambil spirit dari perjuangan Bung Karno, termasuk ketika dibuang di Ende ini,” ujarnya.

Provinsi NTT, khususnya Kota Ende, disebut Hasto sangat istimewa. Di sinilah Bung Karno melakukan kontemplasi ideologis hingga melahirkan Pancasila.

Hasto juga menyoroti bagaimana Bung Karno di Ende mengajarkan pentingnya mendekati rakyat jelata, bahkan mereka yang “tidak dapat menulis,” karena rakyat akar rumput di bawah adalah yang tulus dalam perjuangan.

“Bahwa yang sering takut menghadapi penindasan justru adalah kalangan elit,” ujarnya.

Lebih lanjut Hasto menyebut Konferda PDIP NTT adalah momentum bagaimana mengkristalisasikan “Dedication of Life” yang tulus dan ikhlas, sebuah pesan yang juga sering ditekankan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Dedication of Life yang tulus, ikhlas, yang tidak berpikir, saya mau jadi apa? Mau jadi Bupati/Wali Kota, mau jadi anggota DPRD. Jangan pernah menjadi penikmat kekuasaan. Kita adalah pengemban tugas. Jangan pernah berpikir kita mau jadi apa, namun lupa pada tanggung jawab membangun Partai. Mari Konferda ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali dedikasi bagi bangsa dan negara,” tutur Hasto.

Acara tersebut dihadiri oleh hampir 1.000 orang perwakilan seluruh pengurus PDIP di seluruh Provinsi NTT. Hasto sendiri hadir didampingi sejumlah pimpinan DPP PDIP. Yakni Wakil Sekjen Yoseph Aryo Adhi Dharmo dan Sri Rahayu, Wakil Bendahara Yuke Yurike, serta Ketua DPP Andreas Hugo Pareira. (ney)

Tags: bung karnoPDIPSekjen PDIP

Berita Terkait.

Penumpang-KA
Nasional

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14
Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7109 shares
    Share 2844 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.