• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Tetap Perkasa di Tengah Gejolak Global, BI Pastikan SSK Solid

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 4 November 2025 - 10:20
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Teller memegang mata uang Dolar AS dan Rupiah di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Rupiah tetap terjaga di tengah penguatan dolar Amerika Serikat, didukung langkah stabilisasi Bank Indonesia. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah suhu ekonomi global yang masih panas dan penuh ketidakpastian, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) nasional tetap kokoh.

Hal tersebut disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Triwulan IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025).

BacaJuga:

Kadin Dorong Penguatan Aliansi dengan Negara Produsen Sawit Global

Kesetaraan Gender Buka Ruang Lebih Luas bagi Perempuan di Industri Sawit

Menembus Situasi Darurat, PHE Pastikan Bantuan dan Energi Tetap Mengalir di NTT

“Ketahanan eksternal tetap terjaga dan nilai tukar Rupiah tetap terkendali di tengah ketidakpastian global,” ujar Perry.

Menurut Perry, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2025 masih sangat kuat yakni 148,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka tersebut setara dengan pembiayaan enam bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional yang hanya sekitar tiga bulan impor.

Meski sempat melemah 1,05 persen point-to-point pada akhir triwulan III 2025 dibandingkan Agustus akibat tekanan global, Rupiah kembali menguat. Per 31 Oktober 2025, nilai tukar berada di kisaran Rp16.630 per dolar AS, naik 0,21 persen point-to-point dibanding akhir September 2025.

“Peningkatan konversi valas ke rupiah oleh eksportir seiring penerapan penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) juga mendukung tetap terkendalinya nilai tukar rupiah,” jelasnya.

BI juga mencatat tekanan inflasi masih dalam batas target. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2025 berada di level 2,65 persen year-on-year, dengan inflasi inti sebesar 2,19 persen year-on-year. Kondisi tersebut didorong oleh permintaan domestik yang belum pulih penuh serta konsistensi kebijakan moneter dalam mengendalikan ekspektasi inflasi.

Inflasi administered prices (AP) – komponen harga yang diatur Pemerintah – tercatat rendah di angka 1,10 persen year-on-year, dipengaruhi penurunan tarif angkutan dan harga bensin, meskipun harga jual eceran rokok meningkat.

Sebaliknya, tekanan harga pada kelompok pangan bergejolak atau volatile food (VF) naik signifikan menjadi 6,44 persen year-on-year. Pemicunya antara lain naiknya harga cabai, bawang, beras, dan daging ayam ras pasca-panen serta peningkatan biaya produksi.

“Sinergi pengendalian inflasi VF terus dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dan penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” imbuhnya.

Memasuki Oktober 2025, lanjut Perry, inflasi IHK meningkat menjadi 2,86 persen year-on-year, dengan seluruh komponen mengalami kenaikan: inflasi inti mencapai 2,36 persen year-on-year, inflasi AP menjadi 1,45 persen year-on-year, dan VF sedikit naik menjadi 6,59 persen year-on-year.

Indonesia memasuki penghujung tahun dengan fondasi ekonomi yang tetap tangguh. Dengan penguatan cadangan devisa, nilai tukar Rupiah yang kembali stabil, serta inflasi yang masih dalam koridor sasaran, kebijakan otoritas moneter dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci menghadapi guncangan global ke depan. (her)

Tags: BIKSSKrupiah

Berita Terkait.

Kadin Dorong Penguatan Aliansi dengan Negara Produsen Sawit Global
Ekonomi

Kadin Dorong Penguatan Aliansi dengan Negara Produsen Sawit Global

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:42
Sawit
Ekonomi

Kesetaraan Gender Buka Ruang Lebih Luas bagi Perempuan di Industri Sawit

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:04
Menembus Situasi Darurat, PHE Pastikan Bantuan dan Energi Tetap Mengalir di NTT
Ekonomi

Menembus Situasi Darurat, PHE Pastikan Bantuan dan Energi Tetap Mengalir di NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:31
Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Bidik Risiko Ekonomi dan Sentimen Global
Ekonomi

Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Bidik Risiko Ekonomi dan Sentimen Global

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:37
Migas
Ekonomi

Bukan Soal Cadangan, Ini Kunci Agar Gas Indonesia Benar-Benar Bernilai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:28
Pelaku-UMKM
Ekonomi

Ekspor Jangan Cuma Janji, Mendag Minta Pemerintah dan Pengusaha Bongkar PR Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:47
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.