• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Cheng Li-wun

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 20 Oktober 2025 - 08:00
in Disway
disway

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua wanita terpilih sebagai pemimpin di dua negara Asia. Sanae Takaichi, terpilih sebagai ketua umum partai LDP di Jepang. Cheng Li-wun, baru saja terpilih sebagai ketua umum Koumintang partai oposisi di Taiwan.

Takaichi, 62 tahun, hampir pasti akan menjadi perdana menteri Jepang. Bersejarah. Wanita pertama yang bisa jadi perdana menteri.

BacaJuga:

Dokter Icha

Bawah Tanah

Ganti Dolar

Cheng Li-wun, 55 tahun, adalah capres Taiwan berikutnya.

Di Taiwan, dalam tiga kali Pilpres terakhir, capres Koumintang selalu kalah. Di Pilpres 2028 nanti giliran peluang menangnya besar. Partai penguasa sekarang, Democratic Progressive Party (DPP) melemah. DPP tinggal memiliki 51 kursi dari 113 kursi parlemen. Presidennya memang masih DPP tapi parlemennya dikuasai Koumintang berkoalisi dengan partai kecil.

Di Pemda, dari enam kota besar DPP hanya menjadi wali kota di dua kota. Bahkan dari 16 kota kecil DPP hanya memegang tiga kota saja. Selebihnya dikuasai grup Koumintang.

Di Pilpres enam tahun lalu capres Koumintang sebenarnya sudah di atas angin. Ketika tiba masa kampanye tiba-tiba meledak demo besar-besaran di Hongkong. Setahun penuh. Hampir tanpa ada hari yang tanpa demo.

Pemerintah Beijing bertindak keras di Hongkong. Demo pun padam –sampai sekarang. Tapi peristiwa Hongkong itu berpengaruh besar di Taiwan. Capres Koumintang pun kalah. Di Pilpres tahun lalu Koumintang sebenarnya sudah menguat tapi masih kembali kalah.

Kita lihat apa yang terjadi di Pilpres 2028.

Ideologi Koumintang adalah: One China. Misinya: menjaga keharmonisan dengan Tiongkok.

Ideologi DPP adalah: liberal, anti Komunis. Misinya: Taiwan Status Quo. Seperti ini saja: tidak merdeka tapi juga tidak bersatu dengan Tiongkok sering ditafsirkan ingin merdeka tapi tidak berani menyatakannya.

Di luar dua itu masih ada beberapa partai yang sangat kecil. Termasuk partai yang misinya ingin Taiwan merdeka.

Ketum Koumintang yang baru adalah doktor hukum. Dua kali jadi anggota DPR. Pendidikannyi ditempuh di National Taiwan University, Cambridge (Inggris) dan di Temple University, Philadelphia, Amerika Serikat.

Cheng Li-wun lahir di Taiwan tapi bapaknyi orang Yunnan, pojok barat daya Tiongkok. Sang ayah adalah tentara Koumintang yang ikut lari bersama panglima mereka, Jenderal Chiang Kai-shek, ke Taiwan di tahun 1947.

Di Taiwan mereka membentuk pemerintahan Tiongkok. Di Taiwan mereka meneruskan tradisi politik di Tiongkok: hanya boleh ada satu partai. Nama partainya tetap: Koumintang.

Setelah Koumintang lari ke Taiwan, di Tiongkok berdiri pemerintahan Republik Rakyat Tiongkok dengan satu partai, Partai Komunis Tiongkok.

Dengan satu partai itu Taiwan mengalami kemajuan ekonomi yang sangat pesat. UKM (usaha kecil menengah)-nya sangat kuat. Lalu rakyat tidak menghendaki lagi sistem otoriter satu partai. Terjadilah gerakan reformasi: 1987.

Sejak itu pemerintahan otoriter berakhir. Lahirlah zaman demokrasi. Berdirilah Democratic Progressive Party. Saat itu pendapatan per kapita rakyat Taiwan sudah 5.800 dolar. Sudah siap berdemokrasi.

Meski sudah ada DPP pemenang pemilu setelah itu tetaplah Golkar ups…Koumintang.

Pemilu-pemilu berikutnya seperti bergantian. Kadang Koumintang yang menang. Kadang DPP. Tahun lalu berbagi: DPP menang di Pilpres, Koumintang menang di Pileg.

Kali ini Koumintang ingin kembali berkuasa. Terjadilah penyegaran kepemimpinan. Cheng Li-wun mengalahkan lima candidat ketua umum lainnya dengan mudah. Dia memperoleh suara 50,1 persen. Calon terdekatnya, umur 76 tahun, mendapat suara 37 persen.

“Saya ingin membuat orang Taiwan dengan bangga menyebut dirinya orang China,” ujar Cheng Li-wun. “Saya tidak mau Taiwan jadi Ukraina,” kata Cheng.

Dia ingin menjaga agar orang Taiwan bisa hidup tenang dan damai. Tidak dihantui perang. Karena itu Koumintang menentang keras usulan UU kenaikan anggaran pertahanan sampai lima persen dari GDP.

Pemerintahan DPP mengusulkan penambahan anggaran pertahanan itu untuk memenuhi permintaan Presiden Donald Trump. Cheng tidak mau Taiwan jadi korban strategi Presiden Trump.

Kalau Cheng terpilih sebagai Presiden Taiwan 2028 nanti seperti apa hubungan Taiwan dan Tiongkok?

“Saya akan kembali ke konsensus 1992,” ujar Cheng.

Saat itu Presiden Taiwan dipegang Koumintang: Lee Teng-hui. Terjadi konsensus ‘One China’. Tapi rumusan rincinya memang belum ada. Pemilu berikutnya Koumintang kalah.

Ketika Koumintang kembali berkuasa, presidennya Ma Ying-jeou. Taiwan kembali dekat ke Beijing. Terjadilah peristiwa bersejarah: Presiden Taiwan bertemu Presiden Tiongkok. Tempatnya di Singapura.

Dalam pertemuan itu tidak digunakan kata Tiongkok dan kata Taiwan. Mereka menyebut dua negara sebagai ‘Liang Pian’ –dua sisi dari sebuah selat yang memisahkan daratan Tiongkok dan pulau Taiwan.

Bagaimana Ma Ying-jeou menyebut Xi Jinping? Dan sebaliknya?

Tidak ada kata ‘presiden’ yang diucapkan. Ma memanggil Xi dengan panggilan ‘Xian Sheng’. Xi memanggil Ma juga dengan panggilan ‘Xian Sheng’.

Kata ‘Xian Sheng’ tidak sama dengan ‘Mr’. Lebih mirip kata ‘Pak’ dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah ‘Xian Sheng’ berarti ‘lahir lebih dulu’. Ada rasa menghormati dan menuakan.

Di Pemilu setelah pertemuan itu Koumintang kalah. Presiden Taiwan dari DPP, Tsai Ing-wen, wanita single, sangat keras terhadap Tiongkok.

Saya membayangkan: misalkan Cheng jadi Presiden Taiwan. Lalu bertemu Xi Jinping. Kata ”Xian Sheng” bisa diucapkan Cheng Li-wun untuk Xi. Tapi bagaimana Presiden Xi memanggi si Cheng Li-wun. (Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Dokter Icha

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bawah Tanah

Senin, 29 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Ganti Dolar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bobotoh Kuning

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Tiket Lungsuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Wani 2727

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2114 shares
    Share 846 Tweet 529
Ronaldo
Olahraga

Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

Editor Laurens Dami
Kamis, 2 Juli 2026 - 21:36

INDOPOSCO.ID - Timnas Portugal akan menghadapi Timnas Kroasia dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) besok. Duel sarat...

SelengkapnyaDetails
Belgia

Belgia Menang Kontroversial di Babak Gugur Piala Dunia, Pelatih Senegal Tetap Legawa

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:02
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:22
Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:56
Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:35
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.