• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Fleksibilitas APBN Jadi Senjata Pemerintah Capai Target Pertumbuhan 8 Persen di 2029

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:33
in Ekonomi
IMG-20251016-WA0051

Ilustrasi - Petugas menunjukkan lembaran uang rupiah baru di salah satu kantor perbankan di Jakarta. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada 2029 sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Visi besar Asta Cita yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk mencapainya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029, target ambisius yang menuntut sinergi kuat antara kebijakan fiskal, pembangunan infrastruktur, dan efisiensi anggaran negara.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menjadi instrumen kunci untuk mencapai cita-cita nasional tersebut.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

“Kementerian Keuangan itu ngerjakan APBN, ngelola APBN. Nah, APBN-nya mesti kita kelola sebagai alat untuk mendapatkan tujuan nasional. Tujuan nasionalnya adalah salah satunya ya Asta Cita, delapan program prioritas, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, MBG (Makan Bergizi Gratis), dan lainnya,” ujar Suahasil dalam diskusi bertema “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism On 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, APBN harus dikelola secara fleksibel, menyesuaikan arah kebijakan nasional yang berorientasi pada pertumbuhan dan kesejahteraan rakyat. “APBN itu alat, alat untuk mencapai dan menjalankan delapan (Asta Cita) ini,” tegasnya.

Suahasil menjelaskan, memasuki tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, pemerintah bergerak cepat memastikan seluruh kementerian bekerja selaras dengan visi Asta Cita. Pembentukan kementerian baru, penggabungan, hingga pemecahan lembaga merupakan bagian dari penataan struktur kabinet agar lebih efektif. “Itu tugas APBN untuk memastikan kementerian bisa bekerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, pemerintah melakukan refocusing anggaran untuk memperkuat sektor strategis seperti ketahanan pangan dan energi.

“Kita jalankan Inpres 1/2025 dalam rangka melakukan berbagai macam refocusing anggaran. Supaya semua topik ketahanan pangan, ketahanan energi, ini kemudian bisa masuk,” jelas Suahasil.

Beberapa program prioritas baru pun mulai dijalankan, antara lain Program MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih, yang seluruhnya dibiayai melalui APBN agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Selain efisiensi, pemerintah juga menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi. Menurut Suahasil, lebih dari Rp400 triliun dari APBN dialokasikan untuk investasi infrastruktur nasional.

“APBN itu mengeluarkan Rp400 triliun lebih untuk infrastruktur, untuk konektivitas, cetak sawah, perhubungan, perikanan, kampung nelayan, dan berbagai macam. Tugas APBN adalah menyukseskan investasi infrastruktur karena ini tugasnya APBN,” tuturnya.

Dengan konektivitas yang semakin baik, ia meyakini sektor-sektor ekonomi produktif akan tumbuh lebih cepat dan menciptakan efek berantai terhadap investasi nasional. “Kita yakin bahwa dengan infrastruktur yang lebih baik ini akan menjadi landasan pertumbuhan ekonomi,” kata Suahasil optimistis.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan penempatan dana pemerintah di perbankan untuk menggerakkan likuiditas dan mendorong aktivitas ekonomi.

“Uang kita, cash kita yang ada di Bank Indonesia, kita taruh di perbankan sebesar Rp200 triliun. Moga-moga ini kemudian menjadi gerak, mendorong gerak ekonomi,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, pemerintah menegaskan kesiapannya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029. APBN bukan lagi sekadar instrumen pembiayaan, melainkan alat utama pembangunan nasional yang menjembatani visi Indonesia Emas 2045 dengan kerja nyata di lapangan. (her)

Tags: APBNFleksibilitasPertumbuhanSenjata

Berita Terkait.

Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.